Nekat Nyalakan Petasan, Polda Sumut Siap Tindak

Medan, Akuratnews.com - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menghimbau kepada masyarakat untuk mentaati aturan soal penggunaan petasan dalam menyambut pergantian tahun ini.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan bahwa penggunaan kembang api tersebut harus dibawah 2 inci.

"Penggunaan semua jenis petasan tertuang dalam Undang Undang Kembang Api Tahun 1932 LN No.9 dan PP nya Tahun 1932 LN 1940 No.4" ujar Tatan, Jumat (28/12/2018)

Disebutkannya, di dalam Undang-Undang itu dijelaskan bahwa bunga api atau kembang api kurang dari 2 inci tidak memerlukan izin pembelian maupun penggunaan.

Tatan menegaskan, pihaknya melarang penggunaan petasan di sekitar rumah ibadah, pemukiman, rumah sakit, sekolah, bandara, terminal, pelabuhan dan stasiun kereta api. Pelarangan penggunaan petasan juga diberlakukan di pusat perbelanjaan, bank, perkantoran dan jalan raya.

"Pihak kepolisian akan memberikan dan memberlakukan sanksi pidana jika ada yang ketahuan melanggar ketentuan tersebut," sebutnya.

Begitu juga kembang api yang ditujukan untuk pertunjukan (show) dengan diameter minimal dua inchi hingga delapan inchi, harus mendapatkan izin dari kepolisian.

"Kalau kembang api untuk pertunjukan itu harus ada izin dari kepolisian," ungkapnya.

Tatan mengatakan, masyarakat boleh merayakan malam tahun baru dengan berbagai cara. Namun, tetap menjaga ketertiban, kenyamanan, dan kekondusifan wilayah sekitar.

Malam tahun baru ini, tambahnya, masyarakat silahkan merayakan dengan berbagai macam cara seperti melaksanakan kegiatan ibadah seperti zikir, kumpul dengan keluarga, rekan dan teman-teman.

"Kita menghimbau malam pergantian tahun agar kita menjaga kekondusifan, kenyamanan, ketertiban di wilayah Sumut agar tidak menggangu orang yang sedang beraktivitas," ujar Tatan.(HSP)

Penulis:

Baca Juga