NEURO Hadirkan Produk Amplop Dan Kertas Berkualitas

Neuro Paper

Jakarta. Akuratnews - Amplop dan kertas sebagai bagian penting alat perlengkapan kantor dan sekolah masih tetap dibutuhkan untuk membuat surat-surat, proposal, mencatat berkas dan lainnya.

Dari beberapa produk kertas dan amplop yang ada di Indonesia, salah satunya Neuro, produk kertas dan amplop yang merupakan produksi anak bangsa.

"Neuro menghadirkan produk berkualitas premium yang berbahan dasar lokal asli Indonesia serta mampu menghasilkan banyak variasi produk dari bahan yang baik," kata Owner NEURO, Jeffrey Bernard di Jakarta. Selasa (15/9/2020)

Dikatakan Jeffrey, kualitas yang membuat Neuro bisa menjadi salah satu pilihan saat anda mencari produk amplop dan kertas untuk kebutuhan surat menyurat hingga pengarsipan berkas.

"Meski merupakan produk berkualitas premium, namun Neuro hadir dengan harga yang bersahabat dan diproduksi dengan bahan lokal, dipastikan kertas yang dihasilkan sangat berkualitas," jelasnya.

Neuro menawarkan produk-produk terbaiknya mulai dari amplop coklat 80 gram dengan bahan premium tapi memiliki harga yang sangat terjangkau. Neuro juga memiliki produk amplop dengan berbagai ukuran, dari kabinet sampai ukuran A3.

"Kami juga memproduksi HVS, kertas buram ukuran A4, F4 dan A5. sampai dengan CF - Continuous Form berbagai ukuran 1 ply hingga 6 ply ukuran NCR-Folio-A4 dan Wartel, sehingga lebih komplit untuk memenuhi pasar yang ada di Indonesia dengan kualitas premium harga juga sangat terjangkau," jelas Jeffrey.

Awal kehadiran produk Neuro memang diikuti oleh keinginan untuk memproduksi produksi produk asli Indonesia dengan kualitas premium yang nantinya dapat di gunakan merata di Indonesia. Apalagi kualitas barang yang bermutu dengan harga yang bersahabat.

Produk Neuro juga mudah dicari karena sudah tersedia di berbagai e-commerce yang ada di Indonesia. Neuro, jawaban produk amplop dan kertas berkualitas.

Dimasa pandemi Covid-19 yang belum bisa diprediksi kapan berakhirnya, turut dirasakan dampaknya oleh pengusaha printing retail dalam upaya mempertahankan eksistensi bisnisnya.

"Semasa pandemi Covid-19, diakui ada penurunan penjualan karena banyak yang WFH, namun, kami berharap kedepan dapat bisa menjaga kestabilan produktifitas dan bisa membuat lebih banyak lapangan kerja untuk masyarakat luas, karena produksi di jalur bisnis ini butuh tenaga kerja, dan semoga New Normal ini bisa membawa kami semua lebih baik kedepannya," pungkas Jeffrey. (akuratnews).

Penulis:

Baca Juga