Ngamuk Lagi, Pasien Covid-19 Yang Dikepung Empat Jam Pecahkan Kaca Ruang Isolasi

Aceh Barat, Akuratnews.com - Usai dievakuasi pada Jumat (31/7), seorang pasien positif Corona (Covid-19) yang juga bagian dari keluarga yang sempat dikepung empat jam di Kabupaten Aceh Barat mengamuk di ruang isolasi dan memecahkan kaca jendela ruangan tempatnya dirawat.

Meski tak ada korban luka dalam insiden ini, namun bagian jendela kaca pada bangunan di kawasan Desa Beureugang, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat tersebut pecah.

"Benar, ada insiden pasien Covid-19 mengamuk di ruang isolasi dengan memecahkan jendela kaca," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat, Syarifah Junaidah di Meulaboh, Minggu (2/8) seperti dilansir dari Antara.

Ia menjelaskan, peristiwa tersebut diketahui perawat ketika seorang pasien berinisial MA (41) tiba-tiba mengamuk dan marah-marah saat sedang menjalani isolasi.

Menurut Syarifah Junaidah, pasien ini mengamuk karena diduga mengalami tekanan kejiwaa sejak diisolasi oleh Tim Satgas Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Aceh Barat sejak Jumat (31/7) lalu.

Seperti diketahui, MA (41) menjalani isolasi bersama seluruh anggota keluarganya termasuk istri berinisial ER (41) serta dua orang anaknya masing-masing BA (16), serta MF (12).

Mereka dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab Balitbangkes Aceh, setelah sebelumnya tiba ke Aceh Barat pada Minggu (26/7) guna merayakan Idul Adha 1441 H.

"Alhamdulillah hingga Minggu malam, kondisi pasien sudah stabil. Mereka semua dalam pengawasan tim medis selama 24 jam penuh," imbuh Syarifah.

Seperti diketahui, pasien dan keluarganya ini sebelumnya sempat menolak dievakuasi petugas kesehatan dan tim Satgas Covid-19 Aceh Barat untuk menjalani perawatan medis.

Perlu empat jam bagi Tim Satgas yang bekerjasama dengan TNI, Polri dan petugas terkait untuk mengevakuais keluarga ini setelah sebelumnya berkoordinasi dengan aparat desa serta kerabat pasien di desa Gunong Kleng, kecamatan Meureubo, Aceh Barat ini.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga