Ngeri! Jika Gabung NATO, Ini Ancaman Erdogan ke Finlandia-Swedia

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menegaskan menolak agenda Finlandia-Swedia untuk bergabung menjadi anggota Aliansi Pertahanan Negara Atlantik Utara (NATO).
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menegaskan menolak agenda Finlandia-Swedia untuk bergabung menjadi anggota Aliansi Pertahanan Negara Atlantik Utara (NATO).

AKURATNEWS - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menegaskan menolak agenda Finlandia-Swedia untuk bergabung menjadi anggota Aliansi Pertahanan Negara Atlantik Utara (NATO).

Erdogan mengatakan delegasi Finlandia dan Swedia tidak usah repot-repot berkunjung ke Ankara untuk melobi Turki agar melunak soal keanggotaan mereka di NATO.

"Swedia juga tak perlu berharap Turki akan menyetujui niatnya untuk masuk NATO tanpa mengembalikan para teroris," kata Erdogan dalam pidatonya di depan anggota parlemen fraksi partai berkuasa APK pada Rabu, 18 Mei 2022.

Erdogan merujuk pada tokoh-tokoh politik hingga aktivis yang dituding terkait upaya kudeta gagal pada 2016 dan lari ke luar negeri, termasuk Finlandia dan Swedia.

Ankara juga menuduh Finlandia dan Swedia menyembunyikan kelompok teror termasuk milisi Kurdi yang masuk dalam daftar hitam teroris Turki, Uni Eropa, dan Amerika Serikat.

"Kedua negara ini tak ada yang punya sikap tegas terhadap organisasi teror," kata Erdogan.

Dalam kesempatan itu, Erdogan juga meminta anggota NATO untuk menghargai kekhawatiran keamanan yang dirasakan Turki terhadap Finlandia dan Swedia

"Harapan kami satu-satunya terhadap para sekutu NATO adalah pertama untuk memahami sensitivitas kami, menghormati, dan pada akhirnya mendukung kami soal ini," ucap Erdogan seperti dikutip dari CNN Kamis, 19 Mei 2022.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Irfan Yulianto
Editor: Ahyar

Baca Juga