“Nyanyian” Hakim Itong Seret Tiga Rekan Sejawatnya

AKURATNEWS - Itong Isnaeni Hidayat (IIH), Hakim yang menjadi tersangka kasus suap pengurusan perkara di PN Surabaya "bernyanyi" dalam pemeriksaannya di KPK.

“Nyanyian” hakim Itong tersebut mengakibatkan tiga rekan sejawatnya turut diperiksa. Pemeriksaan tiga hakim tersebut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna menelusuri dugaan adanya aliran sejumlah uang dari tersangka.

Saat dikonfirmasi, juru bicara KPK Ali Fikri saat membenarkan ada tiga hakim yang telah memenuhi panggilan Tim Penyidik KPK.

"Kemaren dua hakim, yaitu hakim Dede Suryaman dan hakim R. Moh. Fadjarisman. Untuk hari ini satu hakim yaitu hakim Achmad virza R," ungkap Ali Fikri, saat dikonfirmasi melalui Whatsapp, Kamis (14/4/2022).

Menurut Ali, keterangan ketiga saksi itu diperlukan guna melengkapi berkas perkara para tersangka dalam kasus ini.

"Ketiganya juga dikonfirmasi lebih lanjut mengenai dugaan adanya aliran sejumlah uang dari tersangka IIH ke beberapa pihak terkait," tambah Ali.

Perlu diketahui, hakim Itong Isnaeni Hidayat (IIH) bersama Panitera Pengganti  PN Surabaya, Hamdan (HD), sebagai tersangka penerima suap dan pengacara sekaligus kuasa dari PT Soyu Giri Primedika (SGP), Hendro Kasiono (HK), sebagai tersangka pemberi suap. Mereka dijerat usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu, 19 Januari 2022 lalu.

Hakim Itong diduga menjalin kesepakatan dengan Hendro dengan nilai Rp1,3 miliar. Kesepakatan ini dimulai dari tingkat putusan PN sampai tingkat putusan Mahkamah Agung (MA).

Melalui Hamdan, Hendro berpesan agar Hakim Itong bisa memberikan keputusan pengadilan sesuai dengan keinginan PT SGP. Yakni, PT SGP dinyatakan dibubarkan dengan nilai aset yang bisa dibagi sejumlah Rp50 miliar.

Penulis:

Baca Juga