Libur Lebaran

Objek Wisata Pantai di Gunungkidul Disoal

Yogyakarta, akuratnews.com- Sejumlah objek wisata pantai di Gunungkidul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta  (DIY) menjadi idola para wisatawan domestik saat libur hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

Objek wisata di Selatan Provinsi Yogyakarta itu, ternyata tak sedikit menuai kritikan dari para wisatawan lantaran pungutan sejumlah biaya yang nilainya lebih tinggi dari tarif resmi sesuai peraturan daerah di Kabupaten Gunungkidul, DIY.

"Mulai masuk area wisata sampai keluar dari pantai ini kok bisa banyak pungutanya. Untuk parkir biayanya dikenakan dua kali bayar. Tarif masuknya juga terlihat di tarif lebih tinggi dari Perda ", kata Tomo, wisatawan asal Depok, Jawa Barat, Minggu,(10/6/2019).

Tarif masuknya, masih kata Tomo, di minta Rp.10 ribu tiap satu orang. Lebih tinggi dari tarif resmi yang tertera di karcis tiket masuk lokasi pantai.

"Tiap satu orang, kami dikenai Rp.10 ribu. Tapi kalo tarif resmi yang tertera di karcisnya cuma Rp.9.500 ribu per orang", ucapnya.

Menurutnya, tiap kendaraan yang menuju lokasi wisata pantai sudah dikenai tarif biaya masuk. Setelah mendekati lokasi pantai, tiap kendaraan di stop, diminta biaya parkir sebesar Rp.5 ribu oleh sejumlah orang seperti petugas penarik retribusi parkir.

Ironisnya, pungutan tarif parkir juga kembali dikenakan pada sejumlah mobil dan motor saat akan keluar lokasi wisata itu dengan tarif yang lebih tinggi yakni Rp.10 ribu tiap satu mobil dan Rp. 5 ribu, per satu motor.

"Waktu ditanya, katanya sih karena parkir mobil berada di lokasi perorangan. Rp.10 ribu untuk mobil, Rp 5 ribu untuk motor", ucap Sahat, wisatawan asal Sewon, Kabupaten Bantul kepada akuratnews.com.

Untuk diketahui, terdapat sekitar 10 objek wisata pantai di lokasi Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, diantaranya Pantai Baron, Kukup, Drini, Pulangsawal, Poktunggal, Sundak, Sepanjang, Indrayanti, dan Slili.

Seperti tertuang pada karcis parkir dan tiket masuk lokasi wisata pantai, sesuai Perda nomor 6 tahun 2012 yang diubah Perda nomor 5 tahun 2017, pengenaan tarif 1 orang wisatawan Rp. 9.500 ribu. Sedang jika mengacu Perda nomor 11 tahun 2011 biaya retribusi parkir sebesar Rp.3 ribu untuk jenis mini bus, pick up, sedan dan jeep.

Penulis: Eko Ahdayanto
Editor: Ahmad Ahyar

Baca Juga