Oknum Kabid di Dinas Pertanian Diduga Lakukan Pungli

Mamasa, Akuratnews.com - Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana, Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), diduga melakukan Pungutan Liar (Pungli) kelompok tani.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pada tanggal 7 Maret 2020 lalu melalui sambungan telepon, Kabid Arnol meminta uang tunai kepada korban SA sebesar 40 juta rupiah, yang kemudian akan diberikan beberapa paket pekerjaan melalui kelompok tani.

Namun, hingga saat ini SA belum juga mendapatkan kepastian dari Kabid tersebut. Sementara SA telah memeberikan uang kepada Kabid sesuai permintaan.

Menurut SA, setelah dirinya dimintai uang oleh Kepala Bidang Sarana dan prasarana Arnol, ia kemudian mengirimkan uang tersebut senilai 40 juta rupiah, yang dilaksanakan dalam dua kali pengiriman ke rekening pribadi milik Arnol.

SA menyebutkan, pengiriman pertama dilakukan pada tanggal 7 Maret 2020, dengan jumlah sebesar Rp. 20 juta. Selanjutnya pada tanggal 10 Maret 2020, ia kembali mengirim uang ke rekening pribadi Arnol sebesar 20 juta rupiah.

SA mengatakan, uang yang diberikan itu merupakan jaminan untuk pekerjaan yang dijanjikan berupa kegiatan Damparit, Embung dan perpipaan, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Tahun Anggaran (TA) 2020.

SA merasakan dirugikan, lantaran bantuan paket pekerjaan melalui kelompok tani yang dijanjikan, hingga saat ini belum juga ada kejelasan terhadap dirinya.

"Saya sudah disuruh urus kelompok tani sampai pembukaan rekening, termasuk tidak benar adanya hanya janji," ungkap SA dengan penuh kekesalan, Rabu 6 Mei 2020.

Pada bulan April lalu, SA sudah menerima daftar paket proyek yang akan dikerjakan. Namun, dari daftar yang ada tak satupun paket yang disepakati ada didalamnya.

"Daftar paket bulan Mei yang saya terima didalamnya tidak ada paket yang telah kami sepakati pada bulan Maret lalu," tutur SA.

SA mengungkapkan, bukan baru kali ini saja, Tahun 2019 lalu Arnol juga sempat dilaporkan ke Polres Mamasa, lantaran memangkas anggaran Kelompok Tani Situruk.

Saat dikonfirmasi Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa Arnol mengatakan, segala jenis pekerjaan yang ada di Dinas Pertanian, hingga saat ini tak satupun telah berlangsung.

"Semaunya masih dalam proses, belumlah ada turun sama sekali," kata Arnol saat dikonfirmasi, sore tadi.

Ia mengatakan, persoalan ini hanya mis komunitas saja, karena SA juga bukan tidak dapat pekerjaan, tapi masih dalam proses.

"Saya juga tidak tau karena dia dapatji juga pekerjaan melalui kelompok," tandasnya.

Penulis: Wahyuandi

Baca Juga