Opini BPK Menjadi Dorongan Bakamla RI Untuk Perbaikan Kedepan

Jakarta, Akuratnews.com - Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) Laksdya TNI Ari Soedewo menyampaikan ucapan terima kasih kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2016, yang menyatakan Bakamla RI sebagai salah satu dari enam Kementerian/Lembaga yang mendapatkan opini Tidak Memberikan Pendapat (TMP) atau Disclaimer.

"Hasil pemeriksaan dan laporan BPK, semoga ini menjadi cambuk perbaikan Bakamla RI kedepannya," ujar Ari saat menerima informasi tersebut yang sedang di Italia (20/5/17).

Ia juga mengatakan, Bakamla sebagai lembaga baru membutuhkan perbaikan disegala bidang.

"Bakamla sebagai lembaga baru masih membutuhkan perbaikan disegala aspek. Kita akan benahi pelan-pelan", lanjutnya.

Menurut Ari, Bakamla masuk dalam opini Tidak Memberikan Pendapat (TMP) dikarenakan sedang dalam proses merapikan/menyelaraskan para Stake Holder di tubuh Bakamla tersebut, dan juga Bakamla saat ini sedang giat dalam mendukung proses hukum yang sedang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain itu, BPK tidak bisa masuk dalam Konstruksi Dalam Pekerjaan (KDP) Bakamla RI, dikarenakan masih dalam proses penyidikan KPK.

Ari berharap, kesalahan di tahun lalu bisa dibenahi dalam tubuh Bakamla.

"Kita akan lakukan perbaikan, apa yang salah di tahun kemarin yang menyebabkan munculnya opini TMP, semoga dapat segera diperbaiki dan tidak terulang lagi", tutup orang nomor satu di Bakamla RI itu.

Sebagaimana laporan yang disampaikan oleh Ketua BPK Moemahadi Soerja Djanegara pada sidang paripurna DPR di Jakarta, Jumat (19/5), bahwa hasil pemeriksaan atas LKPP menyatakan 74 Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) atau 84% memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), 8 LKKL (9%) mendapat Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dan 6 LKKL (7%) dengan opini Tidak Memberikan Pendapat (TMP), dimana salah satunya yaitu Bakamla RI. (Yandi)

Penulis:

Baca Juga