OSS Masih Trouble, DPRD Surabaya Cari Solusi bersama DPMPTSP

Foto : M. Taswin Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap (DPMPTSP)

Surabaya, Akuratnews.com - Pemerintah Kota Surabaya, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Surabaya. Terkendala aplikasi Online Single Submission (OSS) Berbasis Resiko yang sampai saat ini masih belum sempurna digunakan.

M. Taswin, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Surabaya mengatakan, adanya aplikasi perijinan berusaha berbasis resiko dengan 4 kriteria didalamnya, yaitu beresiko rendah, menengah rendah, menengah tinggi, dan tinggi.

"Untuk saat ini yang sudah berjalan hanya resiko rendah untuk UMKM, untuk yang masih belum sempurna 3 kategori diatasnya, nah untuk sistim OSS ini masih dilakukan perbaikan dan berlaku di seluruh Indonesia" ujarnya, pada Senin (13/9/2021).

Taswin melanjutkan, pihaknya tetap membantu pengusaha untuk aksesnya, akan tetapi jika sistem masih trouble dan tidak bisa di akses, pihaknya siap membantu menunjukan tata cara mengaksesnya. "Tapi bukan dari kita (DPMPTSP), tetapi dari pusat. jika ada trouble, kita bantu komunikasikan ke pusat," ujarnya.

Disisi lain, Anas Karno, Wakil Ketua Komisi B mengatakan, pihak DPMPTSP harus melakukan pendampingan terhadap pengusaha yang akan mendirikan usahanya. "Maka harus ada pendampingan dari pihak dinas permodalan, sehingga ada solusi bagi orang yang berusaha untuk tetap berjalan," ujarnya.

Wakil Sekretaris DPC PDIP Surabaya ini melanjutkan, pihaknya khawatir jika ada pihak yang ingin membuka usaha, akan merasa terkendala dengan aplikasi OSS yang masih belum sempurna. "Jangan sampai, pengusaha itu punya niatan baik, akan tetapi terkendala hanya karena administrasi perijinannya," ungkapnya.

"Kita berterimakasih, jika ada seseorang yang dimasa pandemi ini Ia tetap memberanikan dan tetap eksis dalam pencapaian usaha dimasa pandemi ini," ucap Anas mengapresiasi para pengusaha di Surabaya yang ingin membuka usahanya.

Penulis: Arga

Baca Juga