P2G Minta KPK Awasi Anggaran Subsidi Internet Kemdikbud 7,2 Triliun Yang Tak Kunjung Cair

Jakarta, Akuratnews.com - Tak kunjung cairnya anggaran subsidi kuota internet sebesar 7,2 Triliun untuk guru dan siswa, membuat Perhimpunan Untuk Pendidikan dan Guru (P2G) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi ikut terlibat mengawasi kementrian tersebut.

"P2G juga meminta KPK sebagai lembaga antirasuah mengawasi dengan ketat semua proses penggunaan anggaran jumbo 7,2 triliyun untuk kuota. Mulai dari kerjasama Kemdikbud dengan operator seluler sampai kepada pendistribusiannya, agar terserap maksimal dan tepat sasaran,"Pinta Satriawan Salim, Koordinator P2G.

Sebelumnya dilaporkan bahwa banyak dari guru dan orang tua siswa dari 19 provinsi belum menerima subsidi tersebut.

"Kami menerima laporan dari para guru jaringan P2G yang tersebar dari 19 provinsi: Aceh, Sumbar, Kepri, Riau, Sumsel, Banten, DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, Bali, NTT, Sulut, Sultra, Sulsel, Kaltim, Kalteng, Kalbar, dan Kaltara. Bahwa para siswa dan guru belum dapat bantuan kuota internet bulan September,"pungkas Satriwan, melalui pesan singkat yang akuratnews.com terima Senin (26/10).

Baca Juga