Dianggap Kompromi Dengan China

PA 212 Minta Jokowi Copot Prabowo Sebagai Menhan

Jakarta, Akuratnews.com - Sikap kompromi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam menangani permasalahan di Perairan Natuna dengan China dikecam oleh PA 212. Ketua Divisi Hukum PA 212, Damai Hari Lubis meminta Presiden Jokowi segera mencopot Prabowo dari Jabatannya sebagai Menteri Pertahanan.

Alasan pencopotan yang disuarakan oleh PA 212 dikarenakan Prabowo dinilai tidak memiliki kebijakan yang sejalan dengan Presiden.

“Sebaiknya Jokowi copot segera Prabowo Subianto sebagai Menhan, gantikan dengan yang sejalan dengan kebijakan beliau sebagai Presiden dan Panglima Tertinggi,” kata Damai

Dimana kata Damai, dalam menghadapi permasalahan dengan China, Jokowi tidak ingin berkompromi dengan negara yang melakukan pelanggaran batas wilayah. Jokowi bahkan menegaskan tidak ada tawar-menawar mengenai kedaulatan dan teritorial negara Indonesia.

Sementara, menurut Damai, Prabowo justru terlihat lemah dengan menyebut China sebagai negara sahabat. Padahal sudah terlihat sangat jelas, kapal China sudah melanggar batas wilayah teritorial Indonesia.

“Menunjukkan perbedaan kebijakan yang amat prinsip atau frontal bertentangan dengan langkah presiden RI Jokowi,” kata dia.

Sikap inilah yang kemudian dianggap oleh PA 212 sebagai bentuk ketidak patuhan Prabowo akan intruksi yang diberikan oleh Presiden Jokowi.

Meskipun, Prabowo pernah mengatakan akan menempuh jalan yang terbaik untuk menyelesaikan konflik di peraiaran Natuna, usai rapat di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi di Jakarta Pada Jumat, 3 Januari 2020, lalu

Namun, kebijakan yang dipilih Prabowo bertolak belakang dengan keinginan Presiden Jokowi.

Penulis: Redaksi

Baca Juga