Pacaran di Bulan Ramadhan, Simak Ini Hukumnya dalam Islam

Ilustrasi Pacaran
Ilustrasi Pacaran

AKURATNEWS - Pacaran memang merupakan hal yang tidak akan pernah usang untuk terus dibicarakan, termasuk saat Ramadhan. Kata pacaran kerap dikaitkan dengan generasi muda dengan gaya yang selalu berganti dari masa ke masa.

Model pacaran kaum muda era 90-an pasti berbeda dengan model pacaran era 70-an. Model pacaran abad 19 pasti berbeda dengan model pacaran abad 18.

Waspadalah wahai kaum muda! Jangan sampai kita terbawa derasnya arus budaya yang serba bebas yang sengaja dihembuskan kaum liberal penganut pergaulan bebas tanpa mengenal batas-batas kefitrahan manusia.

Istilah pacaran sama sekali tidak dikenal dalam Islam. Jika sejauh ini itu dianggap proses menuju pernikahan, maka dalam Islam hanya dikenal istilah taaruf sebagai proses menuju jenjang khitbah (lamaran) sebelum akhirnya nikah.

Taaruf yang dimaksud dalam Islam tidak sama dengan gaya pacaran yang dikenal kebanyakan orang, meski mungkin dalam pacaran ada juga proses seperti taaruf.

Dengan demikian, apapun pengertian dan maksud dari pacaran, sungguh merupakan sikap yang cerdas bila generasi muda tidak mendekatkan diri pada kubangan pergaulan bebas dengan lawan jenis yang memberi peluang yang sangat besar untuk terjadinya pelanggaran terhadap aturan Allah dan Rasul-Nya.

Sejauh ini, belum satu orang pun yang bisa menggali kemaslahatan pacaran dan yang terjadi malah banyak kasus penyelewengan, penyimpangan sikap, penurunan prestasi, dan lain sebagainya. Perhatikan keterangan berikut.

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: ‘Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya.Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.’” (Q.S. An-Nur [24]: 30)

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Redaksi

Baca Juga