Mufti Lembaga Keadatan Jayakarta

Pahlawan Betawi yang Terlupakan, KH. Ratu Bagus Syah Ahmad Syar’i Mertakusuma

KH. Ratu Bagus Syah Ahmad Syar'i Mertakusuma. (foto istimewa)

Gelarini adalah gelar turun temurun, gelar ini sudah ada sejak tahun 1680 Masehi menggantikan fungsi keadatan sebelumnya pasca berpindahnya para keturunan Jayakarta dari Kraton Jayakarta yang telah berubah menjadi benteng Batavia. Pemakaian gelar KHALIFAH menunjukkan jika adat istiadat Jayakarta adalah Islam. Tidak heran sampai saat ini Jayakarta yang kini bernama Jakarta dengan suku Betawinya terkenal sebagai penganut Islam yang kuat dan fanatik, bicara Betawi atau Jayakarta itu adalah bicara Islam.

Sampai pada masanya Kyai Haji Ahmad Syar’i Mertakusuma ini, Lembaga Adat Jayakarta masih terus dipertahankan dan gerakan mereka kebanyakan adalah gerakan jihad fisabilllah untuk melawan penjajah kafir belanda baik itu berupa perlawanan fisik, politik maupun perlawanan melalui tulisan. Lembaga Keadatan Jayakarta sendiri banyak menghasilkan Mujahidin Mujahidin Jayakarta, yang diantara paling terkenal adalah GERAKAN PENDEKAR PITUAN PITULUNG (PITUNG). Setelah berakhirnya era PITUNG maka muncullah era “PEMBERONTAKAN KI DALANG pada tahun 1914 yang salah dedengkotnya lagi-lagi adalah KH AHMAD SYAR’I MERTAKUSUMA ini.

Akibatnya sepanjang hidup beliau, beliau tidak lepas dari incaran fihak Belanda. Namun Allah memang kuasa, sepanjang hidupnya sosok beliau ini selalu lolos, padahal teman teman seperjuangannya banyak yang tertangkap dan ditembak mati atau dihukum gantung Belanda.

Sebagai buruan kelas wahid penjajah belanda, sudah tentu menyebabkan beliau selalu melakukan hijrah keberbagai tempat, hingga akhirnya beliau tinggal dan wafat di Palembang Sumatra Selatan,

Sekarang ini saya sendiri yakin jika di Palembang, tidak banyak yang tahu bahwa ada tokoh besar yang menetap dan dimakamkan disana. Mudah mudahan Fihak Pemda Palembang bisa memperhatikan salah satu pahlawan Betawi yang terlupakan ini.

Inilah biografi atau Riwayat Hidup beliau serta kiprahnya dalam memperjuangkan kemerdekaan Kaum Betawi di Jayakarta dan Bangsa ini..

Selanjutnya 1 2 3 4 5
Penulis: .....
Editor: Hugeng Widodo

Baca Juga