Analisis Pengamat Prilaku

Pamer Saldo ATM Cuma Bikin Rendah Level dan Imej Artis

Jakarta, Akuratnews.com - Belakangan ini, marak para selebritis Indonesia berlomba pamer saldo mereka di ATM. Nikita Mirzani, Barbie Kumalasari dan Andre Taulany contohnya.

Walau dilakukan oleh kalangan artis, aksi pamer saldo ATM ini juga tak sepenuhnya diamini kalangan artis sendiri. Beberapa artis seperti Tamara Blezinsky dan Jenny Cortez tak sependapat dengan tindakan itu. Netizen pun mayoritas tak sependapat dengan tindakan itu.

Melihat fenomena ini, pengamat prilaku selebritis, Lutfi JW angkat bicara dan memberikan sejumlah analisis serta saran.

"Lebih baik mereka pamer prestasi dan karya, bukan saldo ATM," ujar Lutfi di Jakarta, Selasa (26/11).

Saldo ATM dikatakan Lutfie adalah ranah privat yang juga sensitif, apalagi untuk adat ketimuran Indonesia. Selebritis pun adalah publik figur yang selalu disorot publik atau netizen. Ucapan, sikap dan perilakunya menjadi bahan obrolan khalayak dan sorotan tajam.

"Maka dari itu, sebaiknya selebritis mulai dan selalu memperbaiki kualitas ucapan, sikap dan prilaku agar menjadi tauladan dan bahan obrolan bermutu," ucapnya.

Dari analisisnya Lutfi mengatakan bahwa pamer saldo ATM bisa men-downgrade level dan imej sang artis. Sebaliknya pamer pamer prestasi dan karya bisa itu meng-upgrade level dan imej.

"Jujur, saya sangat sepakat dengan sikap Tamara dalam merespon tren buruk pamer saldo ATM", tegas Lutfi.

Lutfi juga memaparkan bahwasanya pamer saldo ATM itu memuat tiga keburukan. Pertama, terkesan norak. Kedua, dicurigai melakukann hal-hal aneh dan keriga menjadi sasaran 'tembak' penjahat dan penegak hukum.

Sedangkan jika pamer karya dan prestasi setidaknya memiliki 5 kebaikan yakni, terkesan hebat, dijadikan inspirasi atau role model, menjadi ketagihan untuk berprestasi positif, memiliki warisan yang berharga dan tak terlupa, serta lebih sehat kaya dan bahagia.

"Para selebritis dan program TV yang menyangkut kehidupan selebritis berlombalah mengulik prestasi, hentikan mengulik masalah yang bisa membuka aib privat atau pribadi," imbuh Lutfi.

Selebritis, lanjut Lutfi juga harus memperhatikan hak khalayak atau netizen.

"Hormati hak penonton atau netizen untuk mendapatkan sajian acara yang bermutu. Jangan hancurkan budaya dan prilaku positif kehidupan banyak orang hanya demi gosip murahan nan heboh dan rating," pungkas Lutfi.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga