Pameran Allpack dan Print Jadi Ajang Unjuk Gigi Para Pelaku Usaha

Kesuksesan ALLPRINT INDONESIA 2019 tidak Iepas dari dukungan Kementrian Perindustrian Republik Indonesia, Kementrian Perdagangan Republik Indonesia, Kementrian Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, KADIN INDONESIA, KADIN JAKARTA, Indonesia Association of Exhibition & Convention Organizers (ASPERAPI), Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia, Indonesia Packaging Federation, Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia dan KOPI GRAFIKA.

Jakarta, Akuratnews.com - Sebagai ajang yang telah digelar untuk yang ke 22 kalinya, Allpack dan Print menjadi wadah bagi para pelaku usaha untuk unjuk gigi baik dari sisi layanan maupun teknologi yang diusung. Seperti diketahui di era modern, produk apapun tidak terlepas dari proses pengemasan dan percetakan. Untuk itu memperbaharui teknologi tentunya menjadi syarat dalam memenangkan kompetisi bisnis di era ini.

CEO Krista Indonesia Daud Dharma Salim, mengatakan selain produk - produk teknologi pengemasan dan teknologi Print, dalam ajang ini juga menampilkan beberapa produk pengolahan sampah. Seperti diketahui, limbah selaku dihasilkan dalam suatu proses. Untuk itu, pentingnya mesin pengelola limbah dapat disandingkan dalam ajang kali ini.

"Memang ada beberapa yang menampilkan teknologi pengolahan sampah walaupun farmasi, kosmetika maupun teknologi pengemasan juga ada berapa pengelolaan sampah. Di sini kita lihat peralatan teknologi yang menampilkan, di mana plastik bisa diolah menjadi energi dan bisa juga diolah menjadi bahan plastik yang akan menjadi barang plastik lagi ada ditampilkan di pameran ini," ujar Daud, kepada Akuratnews.com, saat temu media di JiExpo Kemayoran, Jakarta.

Terkait dengan peluang kerjasama, Daud menjelaskan, tidak menutup kemungkinan dalam ajang Allpack dan Print, akan membuka kerjasama-kerjasama baru antara pelaku di luar negeri dengan lokal.

"Jadi ada peluang untuk Investasi. Artinya kalau mereka lihat Indonesia bisa sebagai basis produksi mereka bisa juga memindahkan ke Indonesia untuk pasar Indonesia dan ekspor, tapi kita lihat beberapa memang memilih Thailand daripada Indonesia," ungkapnya.

"Tapi ya Kita sebenarnya juga memiliki lokasi yang strategis dari jumlah penduduk itu perlu peranan pemerintah untuk memberikan satu insentif kepada investor-investor tersebut. Ya... kira-kira bisa memperoleh proyeksinya di tahun 2020," tambahnya.

Untuk itu, dia berharap setelah terbentuknya kabinet baru di pemerintahan Joko Widodo dan Ma,Ruf Amin, pengusaha memiliki harapan besar dalam bisnisnya ke depan. Kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah tentunya diharapkan akan memberikan angin segar kepada para pelaku usaha yang berimbas kepada meningkatnya perekonomian Indonesia.

"Setelah terbentuk kabinet yang baru dan kita lihat pengusaha mempunyai satu harapan yang baru ke depan. Jadi satu kesempatan untuk mereka, untuk lebih meningkatkan produktivitas maupun untuk mencapai pertumbuhan ekonomi nasional dan memang pas banget waktunha di akhir tahun," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Industri Kimia Hilir dan Farmasi Kementerian Perindustrian, Taufik Bawazier mengatakan, gelaran Allapack Indonesia dalam hal ini Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendukung, dimana perkembangan teknologi merupakan bagian sebuah negara khususnya untuk revolusi industri ke 4.0.

"Selain menunjukkan perubahan teknologi terbaru sebagai ajang kekuatan promosi produk nasional. Kita menuju dengan perubahan ini menuju daya saing nasional. Pameran ini mendukung perubahan teknologi yang ada. Indonesia bisa memasuki suatu jasa utk memenuhi pasar global," pungkasnya.

Sebagai informasi, ALLPRINT INDONESIA 2019 diharapkan dapat meningkatkan dan memberikan inovasi baru untuk teknologi di bidang percetakan. Pameran ini terbuka bagi para pelaku bisnis dan masyarakat umum, mulai dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB.

Para pengunjung dapat melakukan registrasi secara Iangsung di lokasi pameran dengan membawa 2 buah kartu nama, dan undangan yang telah dikirimkan oleh pihak KRISTA EXHIBITIONS atau dengan registrasi online httpszllavl-indonesia.com/. Pengunjung yang menggunakan sandal jepit dan celana pendek serta anak-anak dibawah usia 17 tahun dilarang untuk masuk ke area pameran. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi Kristamedia di nomor telepon (021) 634 5861; 634 5862, atau dengan mengirimkan e-mail ke info@kristamedia.com

Penulis:

Baca Juga