Sikap Politik Zig-zag

PAN Mau Gabung ke Jokowi, Amien Rais: Jangan Rabun Ayam!!

Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais. (Foto istimewa).

Jakarta, Akuratnews.com - Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan puluhan pengurus DPW PAN sudah dua kali mengadakan pertemuan bersama Ketua Umum Zulkifli Hasan sebelum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN pada akhir Juli 2019 ini. Dalam diskusi internal tersebut dihasilkan 4 poin kesepakatan.

Pertama, mayoritas sepakat PAN harus berbenah diri. Kedua, partai berlambang matahari ini perlu berkonsolidasi. Ketiga, mendampingi masyarakat. Keempat, bersama pemerintahan Jokowi.

Menyikapi soal rencana gabungnya PAN ke Jokowi, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais pun meradang. Sebagai sesepuh, Amien Rais memberikan nasihat untuk tidak rabun ayam kepada seluruh anggota DPP PAN.

"Dengarkanlah nasihat saya, jangan kita rabun ayam!," kata Amien dalam akun Instagram @amienraisofficial pada Jumat (5/7/2019).

Amien meminta kepada seluruh pengurus DPP PAN untuk mendengarkan aspirasi dari bawah terkait dengan posisi PAN. Amien mengimbau kepada seluruh pengurus DPP PAN untuk tidak mudah terlena hanya karena penawaran satu kursi menteri kemudian mengabaikan aspirasi serta dukungan dari masyarakat.

"Hanya karena satu kursi kemudian kita bergabung, kemudian bagaimana pendapat opini yang hampir sekian, hampir 10 juta pemilih kita itu," ujarnya seperti dikutip situs nasional.

"Tolong ya, teman-teman DPP jangan mengumbar semau-maunya, pemilih ini adalah grassroot dari ranting, cabang. Tidak boleh dikesampingkan semacam itu, jadi saudara-saudaraku mari kita berpikir, nanti kita bicarakan secara ksatria, secara apa adanya," tandasnya.

Tak cuma Amien Rais yang memberikan kritik, namun rencana bergabungnya PAN ke Kubu Jokowi juga disikapi keras Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Drajad Wibowo. Dengan tegas, Drajat menyebut manuver sejumlah elite di DPP PAN yang meminta partai bergabung pada pemerintah adalah sikap memalukan.

"Saya malu sebenarnya dengan kengototan sebagian pengurus DPP PAN masuk koalisi pak Jokowi. Malunya tiga kali lipat," Tandasnya. **

Penulis:
Editor:Ahmad Ahyar

Baca Juga