Pancasila dan NKRI Jadi Alasan Choky Sitohang Ikut Nyaleg di Bandung

Choky Sitohang

Jakarta, akuratnews.com - Menjadi Legislator untuk memperjuangkan masyarakat tentu menjadi hak setiap warga negara di negeri ini. Tak terkecuali bagi public figur seperti Choky Sitohang, yang maju di Dapil Jawa Barat I, meliputi Kota Bandung dan Kota Cimahi sebagai DPR RI periode 2019-2024.

Kepada redaksi akuratnews.com, pria yang dikenal sebagai presenter handal ini menjelaskan, bagaimana Pancasila dan NKRI menjadi alasannya untuk ikut dalam kancah politik kali ini, bersama partai Perindo, besutan Hari Tanoe Sudibyo.

"Alasan saya masuk ke politik itu punya dua tujuan. Satu adalah menjaga Pancasila, ke dua merawat NKRI. Dua tujuan Mulia ini menjadi latar dan pondasi saya dalam bergerak," ujarnya di Jakarta.

Tujuannya dua hal tersebut menurutnya untuk dipertahankan. Karena dua hal tersebut adalah harga mati. “Kesepakatan kita sebagai warga negara, hal ini dan cara melawannya tidak bisa lewat media social. Saya sadari bahwa ketika saya memilih masuk politik, berarti saya siap berkontribusi buat bangsa dan negara mengubah arah kebijakan negara atau mempertahankan yang sudah baik lewat regulasi. Itu hanya ada di politik. Kita bisa mengkritik pemerintah lewat media sosial bagus. Kita juga bisa melawan orang yang berusaha menggeser ideologi negara lewat media sosial bagus. Tetapi, kita tidak bisa melakukan perubahan itu karena secara konstitusi dari politik,” paparnya.

Choky, menjelaskan dirinya memilih partai Perindo, sebagai kendaraan politiknya kebutuhan wadah yang bisa menampung aspirasinya. Dari wadah tersebut dirinya menilai dapat berjuang bersama.

“Wadah ini menolong saya. Saya punya pemahaman ada tiga perjuangan. Satu mempersempit kesenjangan social. caranya bagaimana kita masih menciptakan kelompok-kelompok produktif yang baru sehingga nanti kelompok-kelompok itu bisa ciptakan lapangan pekerjaan, baru ekonomi Indonesia kuat secara kerakyatan. Ke dua, mengawal kebijakan di parlemen supaya tepat sasaran. Salah satu mimpi kami adalah, tentu harapan kita bersama supaya masyarakat ekonomi bawah bisa naik kelas. Kebijakan dan aturan perundang-undangan tidak boleh mengekang potensi masyarakat tapi mesti bisa mendisiplinkan. Ke tiga, dari sekian banyak yang menjadi mimpi kita bersama adalah mempercepat regulasi pendidikan secara massif,” jelasnya.

Jabar dipilih Choky, di mana dirinya berpandangan Bandung sebagai tempat kelahirannya. Selain itu, dia mengaskan bahwa Bandung lebih dikenal untuk wilayahnya, dan jaringan yang dimiliki lebih baik jika dibandingkan wilayah lain.

“Kami bicara dengan partai Perindo dalam proses rekrutmen sebagai caleg. Ada banyak tahapan tes psikometri tes, psikotes, sisi kesehatan, narkoba. Menjadi Caleg, menjadi kerinduan hati saya dalam melayani Jawa Barat. Jawa Barat menyampaikan keinginan untuk bersatu dan mengizinkan saya kembali ke Bandung. Saya tinggal di Bandung, ini alasan penting kenapa saya di bandung. Saya pakai kekuatan lingkaran kecil seperti keluarga, teman-teman, sahabat serta alumni almamater. Ini masih jadi kekuatan kita, kalau saya pergi jauh-jauh kan tantangannya berbeda. Alamnya saya tidak kenal teritorinya saya tidak kenal. Tapi kalau Bandung dan Cimahi saya tinggal di sana,” tegasnya.

Penulis:

Baca Juga