Panglima TNI: Sinergi Kunci Keberhasilan Hadapi Aksi Teror

Palu, Akuratnews.com - Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Palu, Kolonel Laut (P) Rahadian Rahmadi, S.E. M. Tr. Hanla., turut menyambut kedatangan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dan Irwasum Polri Komjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si beserta rombongan yang datang dengan menggunakan 2 Pesawat CN-295/A-2908 serta Letkol Pnb Donny / Ngimron /Jefri selaku Capten Pilot dan CN-295/A-2904 Mayor Pnb Ari/Iskandar/Kukuh. sebagai Capten Pilot.

Turut hadir dalam penyambutan kunjungan kerja Panglima TNI dan Irwasum Polri di Kabupaten Poso, Propinsi Sulawesi Tengah, Rabu (23/12/2020), diantaranya, Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Hery S., Kasrem 132/TDL Kol Inf Dwi Suharjo, S.Ip, Danlanal Palu Kolonel Laut (P) Rahadian Rahmadi, S.E.,M.Tr. Hanla., dan Perwira jajaran Korem 132/Tdl serta Perwira jajaran Polda Sulteng.

Dalam pelaksanaanya Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan setelah tiba di Kota Poso menuju ke Kotis Satgas Tinombala tahap IV 2020 di Tokorondo. Dilanjutkan memimpin Pelepasan pengantaran bantuan sosial Covid-19, Rangkaian terakhir adalah melaksanakan kegiatan dialog lintas agama dan lintas generasi.

Panglima TNI dalam sambutannya, mengapresiasi kepatuhan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan di masa pandemi. Hal tersebut menandakan keberhasilan anggota TNI - Polri dalam mensesosialisasikan dan menegakan aturan protokol kesehatan. Meski demikian, Panglima TNI tetap menghimbau masyarakat agar, tidak lengah dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Pandemi Covid-19 merupakan tantangan global yang terjadi di seluruh dunia dan tidak terkecuali di Indonesia. Hingga sekarang, angka penyebaran Covid-19 di Provinsi Sulteng masih cukup tinggi, sehingga diperlukan kerjasama yang baik antar elemen masyarakat," ucap Jendral bintang empat itu.

Panglima TNI menambahkan, menyikapi aksi kekerasan yang terjadi di Kabupaten Sigi dan Poso, tidak bisa dibenarkan dengan dalil apapun. Apalagi menggunakan alasan agama. Sehingga, peran tokoh agama, masyarakat, adat dan pemuda sangat penting dalam mencegah dan menghapus paham radikalisme di masyarakat.

Pemerintah telah berkomitmen untuk menumpas terorisme hingga ke akar-akarnya dan itu menjadi tugas TNI-Polri. Tetapi dibutuhkan peran pemimpin informal untuk membangun kesadaran di masyarakat dan secara aktif mendukung aparat penegak hukum,"

Kehadiran Satgas Tinombala, lanjut Panglima TNI, adalah untuk memburu para pelaku teror yang ada di Poso, Sulteng khususnya dan Indonesia pada umumnya. Untuk itu, diharapkan adanya dukungan masyarakat terhadap kegiatan operasi penegakan hukum yang dilakukan oleh personil TNI-Polri.

"Sinergi adalah kunci keberhasilan dari setiap upaya yang dilakukan pemerintah dalam menghadapi aksi teror yang ada dan harus saling bahu membahu untuk memperat rasa persatuan dan kesatuan, tutup Panglima TNI.

Usai acara penyambutan, Panglima TNI dan Irwasum Polri berserta rombongan melanjutkan kegiatan dengan bersilaturahmi dan memberikan tali asih kepada masyarakat di Kabupaten Poso untuk membantu masyarakat yang kesulitan di masa pandemi.

Penulis: Wardi Bania

Baca Juga