Pangsa Masih Kecil, Pembiayaan Keuangan Syariah Berpotensi Naik

LPDB KUKM , menilai potensi pertumbuhan keuangan syariah masih menjanjikan. (Foto Syawal)
LPDB KUKM , menilai potensi pertumbuhan keuangan syariah masih menjanjikan. (Foto Syawal)

Jakarta, Akuratnews.com  - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) yang diberikan mandat oleh pemerintah untuk memberikan layanan pinjaman kepada para pelaku usaha koperasi usaha mikro, kecil dan menengah dirasa masih kecil. Namun demikian, mereka merasa optimis dengan peluang pembiayaan dimasa depan, khususnya di pangsa pasar keuangan syariah.

Direktur LPDB KUMKM, Drs. Braman Setyo, Msi menjelaskan, pangsa pasar keuangan syariah di Indonesia hanya di level 5,3 persen, namun dirinya optimis tahun depan bisa mengalami kenaikan.

"Ya pangsa pasar kita ini kan terdiri dari lembaga pembiayaan yang cukup banyak di indonesia, tentunya dengan kiprah LPDB syariah, keinginan kita bersama paling tidak sampai 6-7 persen. Tentunya ini akan kita evaluasi di tahun 2019, sehingga Indonesia Syariah Fair (INSYAF) yang menjadi ajang pertemuan lembaga-lembaga pertemuan syariah, bisa menilai apakah pangsa pasar ini bisa tercapai atau tidak," ujarnya seusai membuka acara insyaf 2018 di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (27/11).

Menurutnya,  yang mempengaruhi minimnya pangsa pasar tersebut salah satunya ialah masih minimnya lembaga keuangan syariahvmempentrasi sektor riil yang produktif di masyarakat. "Ya barangkali di tahun 2019 bisa sperti itu, sehingga masyarakat mikro khususnya dengan acara insyaf bisa terlayani. Kita tahu pelaku-pelaku usaha kita mikro semua, sedangkan yang menengah dan kecil kurang dri 1%," imbuhnya.

Braman Setyo mengharapkan dengan ajang seperti INSYAF ini diharapkan sangat mendorong lembaga pembiayaan khususnya perbankan yang agak sedikit menghindar agar dapat membiayai lagi para pelaku usaha mikro”,  pungkasnya. (LH)

Penulis:

Baca Juga