oleh

PAPPRI Gelar Konser Sumpah Pemuda

Jakarta , Akuratnews.com – Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI), menggelar konser peringati lahirnya Sumpah Pemuda, yang digelar di Gedung Wijaya Kusuma, Jakarta Timur.

Dalam acara yang dihadiri ratusan pengunjung tersebut menampilkan penyanyi legendaries seperti Ermy Kulit, Jelly Tobing, Ikmal Tobing dan Utje Anwar, Obbie Mesakh, Johan Untung serta band legendaries Indonesia The Rollies dan Kadri Mohammad.

Selain itu Ketua Umum PAPPRI AM Hendropriyono juga turut menyumbangkan sebuah lagu berjudul “ Delilah”
Tak mau ketinggalan dengan sang ayah, Putra beliau Diaz Hendropriyono yang saat ini menjabat Ketua Umum PKPI juga turut tampil mempertontonkan kepiawaiannya dalam bermain gitar berduet dengan Cherry membawakan lagu dari Via Vallen “Meraih Bintang”.

“Konser yang dilakukan PAPPRI ini merupakan yang pertama kali,selanjutnya akan saya lanjutkan secara rutin, mungkin bisa jadi acara bulanan”, jelas Hendropriyono disela-sela konser berlangsung.

Selain itu Hendropriyono juga menambahkan “ Konser ini menjadi istimewa karena dalam rangka memperingati kesepakatan para pemuda Indonesia tahun 1928 silam, untuk berbangsa satu, berbahasa satu bertanah air yang satu juga yaitu Indonesia. Kemudian kesepakatan itu kita kenal sampai sekarang dengan nama Sumpah pemuda”, tambah hendro.

Tak hanya sekedar memperingati sumpah pemuda, tetapi Hendro Priyono juga memaknai semangat Sumpah Pemuda ini dengan melemparkan gagasan brilian di dunia hiburan Tanah Air. Yaitu dengan mengangkat pencipta lagu Indonesia Raya WR.Soepratman menjadi anggota PAPPRI.

“Bersama ini pula PAPPRI sebagai penghormatan kepada pencipta lagu Indonesia raya WP. Soepratman yang lagunya kita nyanyikan setiap saat atau setiap event nasional atau kenegaraan itu sebagai anggota kehormatan dengan memberikan nomer anggota 001. Ini untuk memuliakan seluruh seniman yang berpartisipasi menggelorakan semangat nasionalisme,” Ujar Hendropriyono.

Selain itu Hendropriyono juga menambahkan bahwa PAPPRI akan menyiapkan langkah strategis berupa menterjemahkan seluruh lagu-lagu ke bahasa-bahasa asing seperti Inggris, Belanda, perancis, Mandarin, Spanyol atau bahasa sejumlah bahasa lain. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi pembajakan terhadap karya-karya putra-putri Indonesia.

“Supaya tidak ada lagi pembajakan atau setidaknya menekan pembajakan karya anak bangsa maka kita ada rencana untuk mentranslit lagu-lagu keta dalam berbagai bahasa dunia. Dengan demikian kalo kita sudah terjemahkan ke bahasa asing, semoga tidak ada lagi yang bisa membajak karya anak bangsa. Selain itu karya karya kita juga bisa menjadi mendunia, karena bahasanya menjadi mudah dimengerti oleh masyarakat dunia” jelas Hendropriyono lagi.

Diantara tamu undangan yang hadir diacara konser PAPPRI tadi malam, tampak juga tokoh musik dan sejumlah musisi seperti Enteng Tanamal, Dharma Oratmangun dan beberapa tokoh lainnya. (Irish)

Loading...

Komentar

News Feed