Pasal Pemakzulan Terhadap Presiden Donald Trump Telah Dikirim ke Senat

Ketua DPR Amerika Nancy Pelosi, dalam konferensi pers di Gedung Capitol, Washington, D.C
Ketua DPR Amerika Nancy Pelosi, dalam konferensi pers di Gedung Capitol, Washington, D.C

Jakarta, Akuratnews.com - Ketua DPR Amerika Nancy Pelosi hari Rabu (15/1) mengirimkan pasal-pasal pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump ke Senat, setelah empat minggu perdebatan tentang aturan persidangan yang dapat menurunkan presiden dari jabatannya.

Tetapi, Senat yang dikuasai oleh Partai Republik akan mempertimbangkan bukti-bukti dan memutuskan apakah Trump harus dipecat dari jabatannya.

Dalam upacara yang langka, proses impeachment atau pemakzulan presiden Amerika telah pindah dari Dewan Perwakilan Rakyat ke Senat, empat minggu setelah DPR yang dikuasai oleh Partai Demokrat memakzulkan Trump.

Dalam upacara itu, Ketua DPR Nancy Pelosi di antaranya menyatakan: “Dewan Perwakilan memakzulkan presiden Amerika Serikat, pemakzulan yang akan melekat selamanya.”

Pelosi menunjuk tujuh anggota Kongres sebagai manajer pemakzulan, di antaranya, ketua Komite Intelijen DPR Adam Schiff dan ketua Komite Kehakiman Jerry Nadler yang akan bertindak sebagai penuntut dalam pengadilan terhadap Presiden Trump di Senat.

Mengenai rencana sidang itu, Nadler merasa telah memiliki bukti-bukti yang mendukungnya. “Dokumen-dokumen baru dan para saksi tambahan telah muncul yang tidak diragukan lagi menunjukkan kesalahan presiden dan kami telah mengungkap upaya-upaya sebagian anggota Senat untuk mengadakan sidang palsu. Rakyat Amerika mengerti bahwa sidang tanpa bukti, tanpa saksi berarti sama dengan tidak ada sidang sama sekali, tapi sekedar usaha menutup-nutupi kesalahan, dan itu tidak akan bisa terus bertahan,” jelasnya.

Partai Demokrat akan berusaha membuktikan bahwa Presiden Trump menyalahgunakan kekuasaan kepresidenan dengan meminta campur tangan asing untuk pemilihan 2020 dalam pembicaraan telepon tanggal 25 Juli dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelinskiy.

Pelosi telah menunda pengiriman pasal-pasal pemakzulan itu ke Senat dalam upaya yang gagal untuk memaksa pemimpin Fraksi Mayoritas (Republik) Senat Mitch McConnell menyetujui permintaan Partai Demokrat untuk mengajukan saksi-saksi.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Redaksi

Baca Juga