Bursa Saham

PDB AS Lebih Baik Dari Perkiraan, Bursa Saham Melejit

Jakarta, Akuratnews.com - Bursa saham AS berakhir lebih tinggi, dimana Nasdaq mengikuti Dow Jones dan S&P 500 naik. Indek S&P 500 memimpin dengan kenaikan hampir 0,3%, diikuti Nasdaq yang naik 0,2% dan Dow Jones naik 0,1%. Indeks Dow Jones bergerak naik setelah rilis data pertumbuhan PDB kuartal pertama berjalan pada laju tahunan 3,2%, pada kuartal pertama 2019 jauh di atas ekspektasi 2,3%.

Sayangnya, kenaikan ini dibatasi oleh laporan pendapatan perusahaan yang mengecewakan dari Exxon Mobil dan Intel. Dengan data pertumbuhan ekonomi tersebut, Federal Reserve makin enggan untuk menaikkan suku bunga bahkan di tengah pertumbuhan ekonomi yang solid. Indeks Dow Jones dan pasar saham lain berpeluang menguat kembali dalam waktu dekat.

Pada perdagangan di bursa saham Asia, bursa Hong Kong ditutup lebih tinggi. Indek Hang Seng naik 0,19%,. Faktor perlambatan ekonomi global yang belum mereda masih terus menghantui pelaku pasar meski perang dagang AS-China mendekati kesepakatan.

Reuters menyatakan bahwa Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Presiden Xi Jinping akan berkunjung ke Gedung Putih dalam waktu dekat. Kemungkinan besar, tujuannya adalah untuk menyepakati perjanjian dagang kedua negara.

Bursa saham Seoul turun untuk ketiga berturut-turut dimana para Investor institusi melepas saham lokal. Disaat Won jatuh untuk kelima berturut-turut dan bergerak di dekat level terendah sejak awal 2017, sementara imbal hasil obligasi jatuh. Indek KOSPI turun 0,51 %, ke 2.179,31. Sepekan, KOSPI kehilangan 1,66 %. Sentimen pasar berkurang oleh pertumbuhan ekonomi yang lemah di kuartal pertama. Investor mencari aset yang lebih aman di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi negara itu.

Bursa Tokyo akan libur selama 10 hari (28 April – 3 Mei 2019) guna merayakan penobatan Putra Mahkota Naruhito. Indek Nikkei Futures akan bergerak dari jam 13.55 – 03.45 WIB.

Penulis:

Baca Juga