PDI Perjuangan Ancam Berikan Sanksi, Ini Tanggapan Ganjar Pranowo

Gubernur Jawa Tengah yang juga Kader PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo. (istimewa)
Gubernur Jawa Tengah yang juga Kader PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo. (istimewa)

AKURATNEWS - PDI Perjuangan ancam berikan sanksi kepada kadernya yang yang terlibat deklarasi pasangan calon presiden sebelum ditetapkan oleh partai.

Informasi itu disampaikan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristyanto dalam menyikapi dinamika politik yang berkembang belakangan ini.

“Sikap partai sangat jelas bahwa keputusan terkait dengan capres dan cawapres berdasarkan keputusan Kongres V dimandatkan kepada ketua umum partai [Megawati Soekarnoputri],” ujar Hasto di Jakarta, Senin 20 September 2021.

Baca Juga: Begini Respon Ganjar Pranowo Setelah Dituding Terlalu Ambisi Nyapres

Hasto menuturkan, seluruh relawan pemenangan calon presiden baru akan dibentuk setelah penetapan secara resmi pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan.

Ia mengingatkan, sampai saat ini tahapan Pemilu 2024 mendatang pun masih dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), pemerintah, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ancaman sanksi tersebut diyakini berkaitan dengan satu hal. Tak lain adalah potensi Ganjar capres 2024, yang berdasarkan hasil survei berbagai lembaga, tak pernah absen dari posisi tiga besar.

Baca Juga: Antara Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, Siapa Pemenang Pilpres 2024?

Sebelumnya pada 25 Mei 2021. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PDI Perjuangan Bambang Wuryanto mempersilakan Ganjar keluar dari partai.

Bahkan tekanan kepada Ganjar juga terlontar langsung dari Megawati Soekarnoputri. Megawati pernah menegur Ganjar lantaran masih ada daerah di Jawa Tengah yang terendam banjir.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Redaksi

Baca Juga