oleh

PDIP: Gak Ada Pemimpin yang Bener jadi Ulama Mendadak

Jakarta, Akuratnews.com – Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko menegaskan memilih pemimpin dengan modal hoaks dan membodohi, maka tidak mencerdaskan kehidupan bangsa.

Calon pemimpin seperti itu menurutnya akan membuat tujuan yang diamanatkan konstitusi sulit tercapai.

“Gak ada pemimpin yang bener jadi ulama mendadak, kiyai mendadak. Emangnya itu sertifikat yang bisa dibeli?” ujarnya di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/9/2018).

Mantan aktivis 98 ini mencontoh sosok KH. Ma’ruf Amin yang membutuhkan puluhan tahun dalam proses menjadi ulama. “Kalo segala sesuatu serba instan, kebayang gak anda semua akan diberikan mie instan?” tukasnya.

Budiman mengimbau agar memilih pemimpin yang lahir dari bawah atau berproses. Hal itu demi menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang berhasil.

“Mari kita tinggalkan yang instan-instan hanya untuk kemenangan instan. Kalo instan-instan saja maka rakyat cuma akan diberi produk instan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) menyematkan predikat ulama untuk Sandiaga Uno. HNW menyitir pengertian ulama menurut Al-Quran, dan menyebut Sandi layak digelari itu. (Ysf)

Komentar

News Feed