Pecahkan Rekor, Prudential Indonesia Cetak Seribu Agen MDRT di Indonesia

Jakarta, Akuratnews.com - Kerap terdengar, menjadi agen asuransi adalah salah satu profesi yang tak diminati.

Namun, nyatanya banyak yang sukses berkat profesi ini. Bahkan untuk mendapatkan pengakuan atas profesinya, sebagian agen berlomba-lomba mendaftarkan diri sebagai anggota Million Dollar Round Table (MDRT).

MDRT sendiri adalah asosiasi global dan independen di mana anggotanya mampu memperlihatkan profesionalisme yang luar biasa serta mampu menunjukkan layanan terbaik bagi nasabahnya.

Indonesia memiliki catatan yang cukup bagus dalam hal ini, di mana masuk dalam peringkat 10 besar dunia dengan jumlah 2.745 agen asuransi yang masuk dalam anggota MDRT.

Keanggotaan MDRT ini juga adalah pengakuan sebagai standar tertinggi dalam bisnis asuransi jiwa dan layanan keuangan. Untuk meraih keanggotaan MDRT, dibutuhkan komitmen sungguh-sungguh dari tenaga pemasar karena keanggotaan MDRT menuntut pencapaian angka premi yang ditetapkan sesuai standar internasional.

Dari jumlah tersebut, perusahaan asuransi terkemuka Prudential Indonesia berkontribusi paling besar, yakni sebanyak 36 persen. Perusahaan ini mencatatkan 302 agen dalam keanggotaan MDRT pada 2017 dan dalam tiga tahun terakhir jumlahnya meningkat signifikan 300 persen menjadi 1.000 anggota di tahun ini.

Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia mengatakan, pertumbuhan yang sangat positif ini menunjukkan bahwa Prudential Indonesia berkomitmen selama 25 tahun di Indonesia untuk senantiasa meningkatkan kapasitas dan jangkauannya untuk memberikan pelayanan yang lebih profesional kepada nasabah di seluruh Indonesia.

"Selain menjadi perusahaan dengan jumlah anggota terdaftar terbanyak di MDRT Indonesia, Prudential Indonesia juga menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang berada di peringkat 15 teratas secara global dari lebih 500 perusahaan asuransi yang tersebar di 70 negara dan wilayah," ujar Jens saat berbicara di Media Gathering Virtual Prudential Indonesia bertajuk 'Percepat Akses Asuransi melalui Agents of Change’ yang Profesional dan Cerdas Digital', Selasa (11/8).

Capaian tersebut menurut Jens merupakan bukti komitmen Prudential Indonesia yang kuat terhadap inklusivitas tenaga pemasarnya, juga terlihat dari meningkatnya jumlah tenaga pemasar wanita yang bergabung dalam keanggotaan MDRT dari tahun ke tahun.

"Prudential Indonesia mencatatkan 614 tenaga pemasar wanita telah bergabung dalam keanggotaan MDRT tahun ini, peningkatan tersebut menempatkan Prudential Indonesia di peringkat ke-12 dalam keanggotaan MDRT Global Female Member," paparnya.

Miliana Marten, Country Chair MDRT Indonesia, menwmbahkan, keberhasilan secara profesi merupakan salah satu bagian dari kualifikasi MDRT.

Kualifikasi lain mencakup mampu memenuhi standar yang sangat tinggi yaitu target premi tahun pertama yang telah ditentukan dan tidak hanya fokus pada keuntungan pribadi atau mencari penghargaan, tetapi juga berupaya agar nasabah mereka memiliki ketenangan pikiran serta perencanaan keuangan jangka panjang yang lebih baik.

"Selain itu, anggota MDRT juga harus senantiasa memegang teguh etika dan membantu orang lain dalam memenuhi kebutuhan finansial mereka," jelas Miliana.

Lalu, Rusli Chan, Chief Agency Officer Prudential Indonesia menambahkan, dengan capaian tersebut, pihaknya sangat percaya bahwa tenaga pemasar Prudential Indonesia adalah agen perubahan dan garda terdepan dalam mendorong literasi dan inklusi asuransi di Indonesia.

Oleh karena itu, Prudential pun berkomitmen untuk mengembangkan para perencana keuangan profesional yang andal dengan terus berinvestasi melalui program pelatihan, mengembangkan keahlian mereka, dengan memberikan keterampilan dan pengetahuan yang terbaik di industri.

"Kami juga melengkapi mereka dengan teknologi terkini untuk memberikan layanan terbaik bagi nasabah, termasuk meningkatkan efisiensi, agar proses edukasi dapat berlangsung dengan baik. Sejalan dengan terus meningkatnya kepercayaan dari nasabah, kami merasa terhormat dan bersyukur dapat mencapai tonggak sejarah yang luar biasa ini dengan mencatatkan standar baru di MDRT Indonesia," jelas Rusli.

Salah satu inisiatif yang dilakukan Prudential Indonesia adalah MDRT Mentorship, yang terdiri dari serangkaian sesi pelatihan dan pendampingan dengan melibatkan anggota MDRT aktif, tracking, dan monitoring berkala, serta berbagai seminar untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan sebagai tenaga pemasar profesional.

Inisiatif lain adalah Run for MDRT. Kegiatan ini berupa roadshow anggota PRU Elite Club (PEC), yaitu tim tenaga pemasar berkualitas tinggi yang terdaftar dalam MDRT tahun berjalan, ke 8 kota berbeda di Indonesia (Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Denpasar, Palembang, Semarang, dan Batam). Selama pandemi, pertemuan dengan para tenaga pemasar di kota-kota tersebut dilakukan secara virtual.

Tidak hanya itu, berbekal kapabilitas digital end-to-end perusahaan yang telah dijalankan selama beberapa tahun terakhir, Prudential Indonesia juga menyediakan perangkat bagi tenaga pemasar untuk dapat merespons tuntutan bisnis yang terus berubah-ubah. PRUForce, aplikasi mobile yang menghadirkan beragam fitur yang membantu dan mempermudah akses tenaga pemasar ke laporan penjualan secara langsung (real-time), kapan saja, dan di mana saja, serta akses ke pelatihan (training) online.

Prudential Indonesia baru-baru ini juga meluncurkan PRUCekatan, singkatan dari 'Cepat Tanpa Harus Berdekatan sebagai solusi dalam memperoleh rangkaian pilihan produk asuransi lengkap melalui tatap muka virtual di tengah penerapan physical distancing (jaga jarak fisik) selama pandemi.

PRUCekatan meningkatkan kenyamanan nasabah selama proses pengajuan aplikasi, mulai dari konsultasi dengan tenaga pemasar hingga informasi performa polis, pengajuan, dan persetujuan klaim dapat dilakukan secara digital.

Prudential Indonesia percaya bahwa digitalisasi adalah masa depan asuransi secara global. Digitalisasi memungkinkan untuk mengembangkan layanan di tengah tantangan geografis, mengurangi kesenjangan literasi keuangan dan asuransi di Indonesia, serta di saat bersamaan, mendukung pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga