Pegadaian Wujudkan CSR di Bekasi Melalui Ambulance

Pegadaian Wilayah VIII Jakarta I memberikan kunci simbolik kepada Ketua Yayasan Cahaya Foundation disaksikan langsung oleh Wakil Walikota Bekasi Tri Ardianto.

Bekasi, Akuratnews.com - Kantor Wilayah VIII Jakarta Satu Pegadaian, mewujudkan program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan memberikan satu unit Ambulance yang diserahkan secara langsung kepada Pemerintah Daerah Bekasi, dalam hal ini Kelurahan Marga Mulya, Bekasi Jawa Barat. Sebagai Kanwil Jakarta Satu, yang membawahi wilayah kerja antara lain Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Bekasi, Kerawang, Depok dan Bogor, tentunya wilayah tersebut menjadi wilayah sasaran program-program CSR Pegadaian Jakarta Satu.

Pimpinan Wilayah Jakarta Satu Pegadaian Edi Sarwono mengatakan, sebagai perusahaan BUMN dimana kehadirannya tentunya mengusung semangat Badan Usaha Milik Rakyat (BUMR), tentunya rakyat diharapkan dapat langsung merasakan manfaat dalam keberadaannya.

"Makanya kita bersinergi terus, berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kota semuanya dan khusus ada program CSR kami wujudkan memang dalam banyak hal. Salah satunya mengadakan ambulance untuk kepentingan masyarakat," terangnya menjawab pertanyaan awak media, di Bekasi (25/10).

Lebih jauh Edi, menjelaskan dengan diberikannya ambulan kepada Pemerintah Daerah, masyarakat umum dapat menggunakannya. Dirinya menegaskan, keberadaan BUMN benar-benar fokus bagaimana BUMN hadir di masyarakat selain prroduknya yang memang Pro masyarakat, Pegadaian juga memiliki program CSR yang langsung ke masyarakat salah satunya ambulance.

"Kami juga aktif membantu untuk Membangun fasilitas umum dan sosial. Kami berkontribusi untuk membuat nyaman tempat-tempat yang dulunya tempat pembuangan sampah, tempat yang tidak elok dipandang kita coba perbaiki dengan sekuat kemampuan finansial yang ada pada kami," tegasnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Wakil Walikota Bekasi Tri Ardianto, mengatakan pemberian ambulance ini menjawab apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh warga masyarakat. Pemberian bantuan oleh Pegadaian bukan hanya ambulance semata, sebelumnya Wawakot menjelaskan, ada bantuan terkait dengan bantuan gerobak, Kampung hidroponik, tanaman sukun yang diberikan oleh Pegadaian untuk kota Bekasi.

"Ini bagian kegiatan sosial dari para stakeholder yang berusaha di Kota Bekasi. Jadi saya kira nanti tinggal bagaimana kita optimalkan," ungkapnya.

Terkait dengan pengelolaan ambulance, Wawakot menjelaskan pengelolaannya diserahkan kepada Yayasan Cahaya Foundation, yang selama ini memang sudah bergerak untuk melakukan kerja-kerja sosial.

"Kalau kemarin itu mereka serabutan dalam melakukan kegiatannya sekarang kita fasilitasi supaya jangkauannya menjadi lebih jauh lagi dan ini sejalan dengan program pemerintah yang terkait dengan kartu sehat," imbuhnya.

Ambulance dan Capaian CSR

Edi mengatakan, ambulance yang diberikan kepada beberapa wilayah dalam wilayah kerja Pegadaian Wilayah VIII, jumlahnya material di atas Rp.200 juta per unit. Di tahun 2019, Pegadaian telah mengalokasikan ambulance sebanyak lima unit.

"Kota Bekasi mendapat sebanyak dua unit. Bogor, Kerawang dan Depok masing-masing satu dan kami sudah serahkan. Konsepnya melalui Scala perioritas, dimana disesuaikan penggunaan dan bisa mengakomodir berapa kelurahan yang membutuhkan," ujarnya.

"Total CSR Pegadaian mencapai lima milyar dibagi tiga kegiatan, yakni bina lingkungan, bina sosial dan dana kebajikan umat. Pengalokasiannya diberikan kepada rumah ibadah, fasilitas umum dan sebagainya. Prinsipnya kami ada dana secepat mungkin kita alokasikan," tambahnya.

Sebagai informasi total pemberian ambulance 2019 ada dua unit di Bulan mei 2019. Satu unit ambulance multi fungsi untuk Yayasan al huda jati kramat dari bantuan bina lingkungan cabang jatiwaringin, dan di bulan Oktober 2019 Pegadaian menyerahkan ambulance dan perlengkapan dari Dana Kebajikan Umat (DKU) Cabang Syariah Islamic centre bekasi untuk Yayasan Cahaya Bekasi dengab total nilai pemberian bantuan Rp. 497 Juta.

Penulis:

Baca Juga