Pekerja Hiburan Geruduk Balaikota, Pemprov DKI Serahkan ke Gugus Tugas

Jakarta, Akuratnews.com - Rencana pekerja hiburan malam menggeruduk Balaikota DKI Jakarta, Selasa (21/7) pagi akhirnya terealisasi.

Para pekerja ini mendesak Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan segera membuka kembali aktivitas hiburan malam di Ibukota.

Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija) Hana Suryani di sela demo mengatakan, saat ini belum ada solusi soal sektor hiburan yang masih ditutup dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi fase I.

"Yang ada usaha hiburan selalu disudutkan tuduhan negatif tentang pelanggaran yang kami tidak perbuat, karena usaha kami saja belum buka," kata Hana.

Menurutnya, saat ini puluhan ribu karyawan menjadi pengangguran akibat dampak dari PSBB transisi fase I itu. Bahkan, lanjutnya, banyak pekerja di sektor hiburan yang tak sanggup membayar kontrakan.

"Belum lagi usaha-usaha kecil lain yang berdampak dari usaha hiburan juga sudah mengeluh," tutur Hana.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia menyampaikan, keputusan penutupan tempat usaha hiburan tidak bisa ditawar-tawar selama gugus tugas belum memberikan rekomendasi untuk dibuka.

Menurutnya, Dinas Parekraf tetap pada prinsipnya untuk terus mendorong industri pariwisata di Jakarta. Tapi terkait kondisi saat ini, tentu berpegang pada keputusan gugus tugas Covid.

"Kalau dari sisi kita, kita dorong apapun itu industri. Tapi kan ada tim gugus Covid. Kita ini pro ekonomi. Tapi jelas protokol Covid harus bisa diterapkan biar bisa segera beropersi," kata Cucu Ahmad Kurnia, Selasa (21/7).

Menurut Cucu, para pekerja hiburan malam akan sia-sia saja bila mendesak Pemprov DKI Jakarta agar mengeluarkan keputusan membuka tempat usaha hiburan karena semua keputusan terkait itu juga menjadi kewenangan gugus tugas Covid.

"Percuma desak Pemprov dan Dinas Parekraf. Sesungguhnya kita ini pro-ekonomi dan berharap bisa cepat beroperasi. Kita dapat pajak, ekonomi masyarakat berjalan kembali, situasi segera normal," kata Cucu lagi.

Dikatakannya lagi, pertemuan dengan seluruh pihak terkait tentu akan dilakukan kembali. Baik itu dengan asosiasi tempat hiburan dan juga pelaku usaha.

"Kita akan kembali membicarakan ini. Kita akan menyusun protokol baru Covid-19. Karena kalau mengajukan yang sudah, pasti akan ditolak gugus tugas. Karena itu perlu dimatangkan," tegasnya.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga