Pelaku Pelumuran Kotoran Manusia Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Surabaya, Akuratnews.com - Kasus pelemparan kotoran manusia, yang dilakukan oleh, Nasrikah (50) terhadap tiga petugas Satgas Covid-19, Selasa (29/9/2020) lalu, terus didalami oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Saat ditemui di ruanga kerjanya, Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo, mengatakan wanita tersebut bisa terjerat dengan pasal berlapis diantaranya Pasal 335 KUHP, Pasal 212 KUHP dan Undang undang nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular.

"Kami akan tetap tindak tegas kepada siapapun yang berusaha menghalangi petugas yang menjalanibtugasnya dalam upaya memutus rantai Pandemi Covid-19," ungkap AKBP Hartoyo, Sabtu (3/10/20).

Hartoyo juga menegaskan pelaku dapat ditahan karena ancaman hukumannya diatas 5 tahun.

" Pasal 335 KUHP itu sendiri ancamannya 5 tahun penjara, dan dapat ditahan," tambahnya.

Disinggung sejauh mana pemeriksaan terhadap pelaku, Hartoyo menyatakan bahwa sejauh ini pihaknya baru memintai keterangan tiga petugas Satgas Covid-19 yang menjadi korban perbuatan tidak menyenagkan dengan dilumuri kotoran manusia.

"Saat ini baru tiga Satgas Covid-19 yang menjadi korban yang baru kami mintai keterangan, setelah membuat laporan atas peristiwa yang dialaminya," paparnya lebih lanjut.

"Sementara pelaku sendiri dam anaknya saat ini masih menjalani isolasi mandiri di Hotel 88, karena hasil Rapid anti gentnya reaktif. Nanti setelah hasil SWAB nya menunjukan negatif, baru kami lakukam pemeriksaan," pungkas Hartoyo.

Penulis: Hendrik

Baca Juga