Habiskan Anggaran Rp20 Miliar

Pembangunan Gedung DPRK Bireun Masih Terlantar

Bireuen, Akuratnews.com - Pembangunan untuk gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen, yang baru di Desa Cot Gapu Kecamatan Kota Juang Bireuen sampai sekarang terlantar belum jelas kapan kelanjutan pekerjaan pembangunan tersebut dilanjutkan.

Anggaran pembangunan gedung tersebut di anggarkan sebesar 100 Milyar, dan akan dikerjakan beberapa tahap. Plot anggaran untuk tahap awal di hibahkan oleh pemerintah Aceh melalui pemkab Bireuen sebesar 20 Milyar. Di cairkan selama tiga tahun mulai dari tahun 2014 - 2016.

Sebagaimana data yang di peroleh Akuratnews.com dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bireuen, bahwa benar selama tiga tahun yaitu 2014 - 2016, Pemerintah Aceh menghibahkan dana Rp. 20 Milyar kepada Pemkab Bireuen, untuk pembagunan gedung DPRK tersebut.

Untuk fisik bangunan pada tahun 2014 dianggarkan sebesar Rp. 3.072.998.000, tahun 2015 Rp. 14.430.000.000, dan tahun 2016 Rp. 429.701.000. Jumlahnya mencapai Rp. 17.932.699.000., sisanya sebesar Rp. 2.067.301.000 dihabiskan untuk perencanaan sehingga total yang dihabiskan sejak tahun 2014 Rp. 20 Milyar.

Namun untuk penyelesaian pembangunan tersebut masih membutuhkan dana Rp. 80 M, agar bangunan tersebut tuntas pembangunannya.

Pada tahun 2017, 2018 dan 2019 tidak dianggarkan lagi untuk pembagunan gedung dewan tersebut sehingga terlantar sejak dari tahun 2017 sampai dengan saat ini.

Ketua DPRK Bireuen, Rusidy Mukhtar bersama dengan anggota dewan kabupaten Bireuen, meninjau gedung dewan yang terlantar tersebut, Selasa (10/9/2019), untuk menidak lanjuti rencana kelanjutan pembangunan gedung Dewan yang terlantar tersebut.

Kunjungan ke bangunan gedung dewan yang terlantar tersebut turut didampingi sekretaris Dinas PUPR Bireuen, Husnun dan pejabat terkait lainnya.

Sekdis PUPR Husnul mengatakan, gedung dewan tersebut akan dibangun sebanyak lima lantai dengan total kebutuhan anggaran Rp. 100 Miyar dan setiap tahun minimal membutuhkan anggaran Rp. 15 Milyar, karena dibangun secara bertahap, sesuai dengan kebutuhan daerah.

Pembangunan gedung dewan ini harus dilanjutkan sesegera mungkin, pinta Rusidy Mukhtar dan di amini oleh anggota dewan yang lain, yang turut di dalam rombongan tersebut.

Penulis: Chaidir
Editor: Redaksi

Baca Juga