oleh

Pembangunan Meikarta Tetap Berlanjut

Jakarta, Akuratnews.com – Kuasa Hukum PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) sebagai pengembang hunian modern Meikarta, Denny Indrayana menyatakan pihaknya komitmen menuntaskan pembangunan. Ia menegaskan, proses hukum yang saat ini berlangsung di KPK adalah bagian terpisah dari pembangunan Meikarta yang masih berjalan.

“Dengan demikian, kami dapat meneruskan pembangunan yang telah dan masih berjalan, sesuai dengan komitmen kami kepada pembeli serta upaya dan kontribusi kami untuk membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Denny dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/10/2018).

Ia menegaskan PT MSU akan bertanggung jawab dan terus berusaha untuk memenuhi kewajiban-kewajiban perusahaan lainnya yang berkaitan dengan pembangunan di Meikarta. Denny juga mendukung proses hukum berjalan baik dan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami juga akan tetap menghormati dan terus bekerjasama dengan KPK, untuk menuntaskan proses hukum yang sekarang masih berlangsung,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Bupati Kabupaten Bekasi Neneng Hassanah Yasin digiring ke gedung KPK pada Senin (15/10/2018) malam. Ia diduga menerima suap izin proyek Meikarta.

KPK sendiri telah menetapkan sembilan tersangka suap perizinan proyek Meikarta. Para tersangka dari jajaran Pemkab Bekasi diduga menerima Rp 7 miliar sebagai bagian dari fee fase pertama yang bernilai total Rp 13 miliar.

Mereka yang jadi tersangka adalah Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Nahor, Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati, dan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi.

Sedangkan pihak pemberi suap yang menjadi tersangka adalah Direktur Operasional Lippo Group, konsultan Lippo Group Taryadi dan Fitra Djaja Purnama, serta pegawai Lippo Group Henry Jasmen. (Ysf)

Komentar

News Feed