Pembuat Video Adu Domba TNI-POLRI Di Ciduk Polisi

Cirebon, Akuratnewscom - Pria pembuat video yang berisi provokasi mengadu domba TNI-Polri serta menyebarkan informasi Hoax tentang hut PKI akhirnya di ciduk polisi.

Pria bernama Iwan Adi Sucipto berusia 49 tahun ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) usai menjalani pemeriksaan di Mapolres Cirebon.

"Statusnya tersangka, Undang-undang ITE ancaman hukuman 6 tahun penjara," kata Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto di Mapolres Cirebon, Jawa Barat, Senin (13/5)

Dikatakannya, apa yang disampaikan Iwan Adi Sucipto sangat berbahaya, mengadu domba antar institusi keamanan dan menyebarkan informasi bohong.

"Unggahan video itu berbahaya, mengandung unsur provokatif adu domba TNI-Polri, kemudian ada berita bohongnya juga soal 22 Mei adalah ulang tahun PKI. Sebenarnya Ini tidak benar," jelas Suhermanto.

Pasal yang menjerat Iwan, yakni Pasal 45a ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 UU RI 19/2016 tentang perubahan atas UU RI 19/2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11/2008 tentang ITE dan atau pasal 14 dan atau pasal 15 UU RI 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Sebelumnya, sebuah video berdurasi 1 menit 57 detik berisi seorang pria berbicara menyikapi perintah Kapolri soal tembak di tempat, dan menilai Kapolri menyulut amarah masyarakat, bahkan, dia menyerukan masyarakat untuk siap mati berjuang di jalan jihad viral di media sosial (medsos) beberapa hari belakangan ini.

Selain itu, didalam video tersebut, pria yang diketahui bernama Iwan Adi Sucipto dan mengaku hidup di lingkungan keluarga militer itu juga menyatakan TNI siap bertempur melawan kepolisian, karena tidak semua TNI mengikuti perintah panglima.

Penulis:

Baca Juga