Pemda Mamasa Terus Bergerak Antisipasi Penyebaran Covid-19

Pemerintah Daerah kabupaten Mamasa saat menggelar teleconferce bersama Gubernur Sulawesi Barat. (Foto Wahyu)
Pemerintah Daerah kabupaten Mamasa saat menggelar teleconferce bersama Gubernur Sulawesi Barat. (Foto Wahyu)

Mamasa, Akuratnews.com -Sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid-19, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) memperketat pengawasan disetiap perbatasan antar kabupaten.

Hal itu, sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19 diwilayah Kabupaten Mamasa. Dimana disetiap perbatasan antara kabupaten telah didirikan sejumlah pos pengawasan bagi warga yang hendak bergerak ke Kabupaten Mamasa.

Demikian disampaikan Bupati Mamasa H. Ramlan Badawi, saat menggelar teleconference bersama Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar, Senin (6/4) siang tadi.

Menurut H. Ramlan Badawi, di Kabupaten Mamasa terdapat Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 209 orang, terdiri dari 160 masih dalamproses pemantauan dan 49 lainnya telah selesai pemantauan.

Sementara kata dia, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hingga saat ini belum ada, terlebih pasien positif juga tidak ada.

"Kita berharap yang ODP kedepan semakin berkurang dan PDP maupun positif tidak ada," ujar Ramlan Badawi.

Kepada Gubernur, Bupati H. Ramlan Badawi menyampaikan, adapun Alat Pelindung Diri (APD) yang telah diterima Pemda Mamasa, telah didistribusikan ke masing-masing Puskesmas yang tersebar di 17 kecamatan se-Kabupaten Mamasa.

Ia menyampaikan, APD yang telah diterima Pemda Mamasa berupa baju Hazmat sebanyak 125 set dan Rapid Tes 200 unit.

"Kami juga telah berupaya semaksimal mungkin untuk mengamankan daerah Kabupaten Mamasa dari serangan virus corona," pungkasnya.

Penulis: Wahyuandi

Baca Juga