Pemda Manggarai Berdayakan 220 RPS Menjadi Penenun Kain Tenun Ikat pada PKW 2021

Ketua Dekranasda Provinsi NTT Julie Sutrisno Laiskodat meninjau proses tenun kain tenun ikat Manggarai di MCC Ruteng, Sabtu 27 November 2021. || dok. Ist
Ketua Dekranasda Provinsi NTT Julie Sutrisno Laiskodat meninjau proses tenun kain tenun ikat Manggarai di MCC Ruteng, Sabtu 27 November 2021. || dok. Ist

AKURATNEWS - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) melatih 220 remaja putus sekolah (RPS) untuk menjadi penenun kain tenun ikat khas Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pergelaran program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) 2021 di Ruteng.

"Para remaja yang dilatih untuk menjadi penenun tenun ikat khas NTT itu merupakan remaja putus sekolah. Kami melatih mereka untuk menjadi penenun untuk melestarikan tenun ikat Manggarai," Hal itu dijelaskan oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Manggarai, Meldiyanti Hagur Nabit, melansir ANTARA, pada Selasa, 30 November 2021.

Meldiyanti Hagur Nabit mengatakan bahwa Kabupaten Manggarai mendapatkan kuota 220 peserta dari kuota 1.000 peserta yang dialokasikan oleh Dekaranasda Provinsi NTT untuk ikut dalam program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) tahun 2021, "Kabupaten Manggarai merupakan kabupaten dengan kuota peserta paling banyak se-Nusa Tenggara Timur," jelasnya.

Sebelumnya, Sabtu 27 November 2021 lalu, Dekranasda Kabupaten Manggarai secara resmi menggelar pameran hasil karya para peserta PKW. Kegiatan yang berlangsung di aula MCC Ruteng itu dihadiri oleh Ketua Dekranasda Provinsi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat.

Meldiyanti Hagur Nabit menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini itu sehingga 220 remaja dari kabupaten di Pulau Flores itu memiliki keterampilan dalam menenun kain tenun ikat.

“Terima kasih kepada Ibu Ketua Dekranasda Provinsi NTT, Julie Laiskodat karena kami mendapat program PKW ini. Terima kasih juga kepada Kementerian  Pendidikan, kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang ikut mendukung kegiatan pelatihan bagi 220 remaja itu," terang Istri Bupati Manggarai, Herybertus GL Nabit itu.

Kegiatan tersebut, jelas Meldiyanti Hagur Nabit berlangsung dengan sukses karena tidak terlepas dukungan Bupati dan Wakil Bupati, dan Ketua DPRD Manggarai.

“Terima kasih, kami sudah diberikan ruang yang cukup untuk mengembangkan kreativitas di Kabupaten Manggarai. Perlu saya sampaikan, anak-anak kami sangat luar biasa,” kata Meldiyanti Hagur Nabit.

Selanjutnya 1 2
Penulis:

Baca Juga