Pemerintah Bidik Geliat UMKM untuk Pulihkan Ekonomi Bangsa

AKURATNEWS - Pemerintah mengajak seluruh pihak bergandengan tangan dalam upaya memulihkan perekonomian nasional. Salah satunya dengan membangkitkan kembali sektor UMKM agar menjadi penopang ekonomi nasional.

Deputi Bidang UKM Kemenkop UKM, Hanung Harimba Rachman, mengatakan pemerintah telah berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan ekspor. Bahkan pemerintah telah mencanangkan program mencetak 1 juta eksportir baru agar bisa mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Selain itu, Kemenkop UKM juga telah membangun trading house di Smesco Indonesia bagi UMKM. Melalui Smesco Indonesia, produk UMKM akan dikurasi dan dilakukan penguatan agar bisa bersaing di pasar global. Di sini juga nantinya akan dijadikan sebagai pusat pengadaan bahan baku bagi UMKM sehingga tidak lagi kesulitan dalam proses produksi.

"Untuk membantu kemudahan ekspor kita aktif melakukan pendampingan ke UMKM. Bahkan kita sudah menjalin kerjasama dengan Garuda Indonesia untuk memberikan slot khusus bagi produk UMKM agar bisa dikirim (ekspor)," kata Hanung dalam diskusi publik virtual, Kamis 22 April 2021.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Umum Kadin Indonesia, Eddy Ganefo, mengatakan berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Kadin Indonesia, tercatat sebanyak 64,19 juta pelaku usaha termasuk UMKM ada 34,5 persen yang mengalami penurunan omzet hingga 75 persen dalam setahun terakhir. Sementara pelaku usaha yang omzetnya turun hingga 50 persen jumlahnya mencapai 25,8 persen.

"Lalu untuk pelaku usaha yang omzetnya turun sampai 25 persen jumlahnya itu 16 persen. Untuk UMKM yang justru naik omzetnya itu ada sekitar 4,4 persen," kata Eddy.

Eddy menambahkan meski ada tantangan yang luar biasa akibat pandemi, Kadin masih melihat potensi besar bagi UMKM untuk bangkit yaitu dengan menciptakan produk-produk berskala ekspor.

"Cara agar bisa merambah pasar ekspor, UMKM perlu bersinergi dengan marketplace atau dengan memasarkan via digital. Terlebih di tengah pembatasan aktivitas sosial, saat ini pemasaran secara online menjadi primadona. Hal ini menjadi peluang yang sangat baik bagi pelaku usaha meningkatkan market salesnya" pungkas dia.

Penulis: Suci Astuti

Baca Juga