Pemerintah Targetkan Vaksinasi Covid-19 Mulai November

Jakarta, Akuratnews.com - Pemerintah menargetkan vaksinasi Covid-19 mulai November mendatang dengan mendatangkan vaksin dari Tiongkok.

Program vaksinasi Covid-19 dipercepat lantaran makin meningkatnya angka penularan pada tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam melawan virus corona baru itu.

Project Integration Manager R&D PT Bio Farma (Persero) Neni Nurainy mengungkapkan vaksin tersebut berasal dari tiga perusahaan vaksin Tiongkok yang telah dijajaki oleh Indonesia, yakni Sinovac, Sinopharm, dan CanSino.

Meskipun, ketiganya telah mendapat Emergency Use Authorization (EUA) dari Tiongkok, namun untuk masuk ke Indonesia perlu tambahan perizinan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Untuk masuk ke Indonesia perlu perizinan dari BPOM,” jelas Neni dalam diskusi virtual Ngopi BUMN, Kamis (15/10).

Sementara, dalam jangka pendek pemerintah tetap melakukan komitmen pembelian vaksin Covid-19 dari sejumlah negara. Saat ini, terdapat komitmen pembelian vaksin yang telah disepakati RI yaitu Sonovac, Sinopharm, dan CanSino.

Sinovac menyanggupi 3 juta dosis vaksin hingga akhir Desember 2020. Sinovac akan mengirim 1,5 juta dosis vaksin pada pekan pertama November dan 1,5 juta dosis pada pekan pertama Desember 2020. Kemudian, ditambah 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bulk. Tahun depan, Sinovac menyanggupi pengiriman 125 juta dosis vaksin.

Sedangkan, Sinopharm menyanggupi pengiriman 15 juta dosis vaksin tahun ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5 juta dosis mulai datang pada November 2020.
Tahun depan, Sinopharm menyanggupi pengiriman 50 juta dosis.

Terakhir, CanSino menyanggupi pengiriman 100 ribu dosis vaksin pada November 2020, dan sekitar 15 juta-20 juta dosis pada 2021. Sementara itu, AstraZeneca menyanggupi pengiriman sebanyak 100 juta dosis vaksin tahun depan.

Baca Juga