Pemilik In Lounge Karaoke Madiun Mengaku Tidak Tahu Tempatnya Menyediakan LC

Surabaya, Akuratnews.com - Dalam pengungkapan kasus asusila, perdagangan orang di In Lounge Karaoke Madiun, Selasa (9/9/20). Unit III Asusila Direskrimum Polda Jatim juga memeriksa manager dan pemilik hiburan malam tersebut.

Berdasarkan informasi yang didapat akuratnews.com, awalnya ada 8 orang yang digelandang ke Mapolda Jatim.

"Ada 8 orang mas, ada 5 LC, Manager, sama pak Agung (tersangka mucikari), dan pemilik In Lounge, ko Jovan. Tapi yang ditahan cuma pak Agung," terang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Namun saat dikonfirmasi, Kanit III Asusila, Kompol Arief Kristanto enggan berkomentar banyak.

"Ya tersangka cuma satu yang dirilis itu. Pemiliknya sudah diperiksa, dari pengakuannya dia sudah melarang adanya hal seperti itu (penyediaan LC), jadi dia tidak tahu," terang Arief sambil berjalan berusaha menghindari wartawan.

Sebelumnya diberitakan Unit III Asusila Reskrimum Polda Jatim, mengamankan Yuniar Agung Purwantoro (54), yang berperan sebagai mucikari di In Lounge Karaoke, Kota Madiun, pada Rabu (9/9/20) lalu.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, penangkapan terhadap warga Jalan Borobur Kota Madiun tersebut, berawal dari laporan masyarakat, terkait adanya kegiatan mucikari di In Lounge Karaoke.

"Ada laporan masyarakat, bahwa di In Lounge karaoke menyediakan LC yang dapat melakukan hubungan seks," ungkap Trunoyudo.

Saat ini tersangka diamankan di Mapolda Jatim dan dijerat pasal 296 dan 506 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun 4 bulan penjara.

Penulis:

Baca Juga