Pemkab Matim Mengalokasikan Rp45 Miliar untuk Anggaran Pembangunan RS di Sambi Rampas

Bupati Manggarai Timur Andreas Agas, SH.,M.Hum bersama Jajaran Forkopimda Matim saat meninjau Lokasi pembangunan Puskesmas Afirmasi dan Rumah Sakit tipe D di Watu Nggong, Desa Satar Nawang, Kecamatan Sambi Rampas, Rabu, (01/04/2020). Foto: Dokumen Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Matim.
Bupati Manggarai Timur Andreas Agas, SH.,M.Hum bersama Jajaran Forkopimda Matim saat meninjau Lokasi pembangunan Puskesmas Afirmasi dan Rumah Sakit tipe D di Watu Nggong, Desa Satar Nawang, Kecamatan Sambi Rampas, Rabu, (01/04/2020). Foto: Dokumen Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Matim.

Manggarai Timur, Akuratnews.com - Dalam rangka pemerataan pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Timur (Matim), NTT terus menggenjot pembangunan fasilitas kesehatan bagi masyarakat melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi tahun 2020 senilai Rp 45 Miliar untuk rencana pembangunan Faskes di Kecamatan Sambi Rampas.

Kali ini, Kecamatan Sambi Rampas mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi Kabupaten Manggarai Timur tahun 2021 senilai Rp 45 Miliar untuk anggaran pembangunan Puskesmas Afirmasi dan Rumah Sakit tipe D di Watu Nggong.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Matim, Andreas Agas SH, M.Hum usia meninjau lokasi pembangunan Puskesmas Afirmasi dan rumah sakit tipe D di Watu Nggong, Desa Satar Nawang, Kecamatan Sambi Rampas. Rabu, (1/04/2020).

Sejumlah jajaran Forkopimda yang hadir dalam kegiatan itu yaitu Kadis PMD Matim Drs. Yoseph Durahi, Kadis Dinkes Matim dr. Surip Tintin, Kadis Kominfo Matim Drs. Bonefasius Say, Kasat Pol PP Matim Drs. Johannes Syukur, wakil ketua DPRD Matim Bernadus Nuel, Anggota DPRD Ustad Jemail dan Ferdinandus Alfa, Camat Sambi Rampas A.H. Yanuarius, Kades Satar Nawang Gerardus Naji, tokoh adat dan tokoh masyarakat, unsur TNI Polri, tenaga kesehatan dan masyarakat setempat.

Pada kesempatan itu, Bupati Matim menjelaskan bahwa tahun 2019 terdapat tiga Puskesmas Afirmasi di Manggarai Timur sudah dibangun, yaitu Puskesmas Afirmasi Elar, Pota dan Benteng Jawa.

"Kecamatan Sambi Rampas sudah mendapatkan dua puskesmas afirmasi yaitu di Pota dan yang akan dibangun tahun 2021 di Watu Nggong," jelas Bupati Matim itu.

Sedangkan untuk anggaran DAK Afirmasi tahun 2020, Kabupaten Manggarai Timur mendapatkan jatah pembangunan tiga Puskesmas afirmasi yang akan dibangun di Watu Nggong, Mano dan Dampek.

Selain Kecamatan Sambil Rampas, Kecamatan Lamba Leda juga mendapatkan dua puskesmas afirmasi yaitu Puskesmas Afirmasi Benteng Jawa dan Dampek. Sedangkan Kecamatan Poco Ranaka baru satu yaitu Puskesmas Afirmasi Mano.

Bupati Andreas Agas juga menjelaskan, syarat untuk membangun sebuah Rumah Sakit tipe D adalah luas lahan yang disiapkan adalah tiga sampai lima hektar, termasuk di dalamnya untuk areal puskesmas afirmasi.

"Jika luas lahannya sudah mencapai standar yang disyaratkan maka akan langsung disertifikatkan untuk mencegah timbul masalah dikemudian hari. Karena itu, hari ini kami ingin memastikan luas lahan, karena disitu kita akan membangun dua fasilitas kesehatan yaitu Puskesmas Afirmasi dan Rumah Sakit tipe D" demikian diungkapkan Bupati Agas.

Bupati Andreas Agas menambahkan bahwa Pemda bersama DPRD Matim berkomitmen untuk mengakawal proses pembangunan RS tersebut.

"Kalau sertifikat sudah ada paling lambat di bulan Agustus kita sudah usulkan ke Jakarta. Hal ini juga sudah dikomunikasikan dengan DPR dan rencana pembangunan ini tidak boleh gagal", katanya

Untuk itu, Bupati Andreas Agas berharap dukungan dan kerja sama semua pihak termasuk masyarakat dalam upaya mewujudkan pembangunan Puskesmas Afirmasi dan RS Tipe D di Watu Nggong pada tahun 2021 mendatang.

Untuk diketahui, lokasi pembangunan Puskesmas dan Rumah Sakit tipe D itu berada tepat di sisi utara Gereja Paroki St. Eduardus Watu Nggong, dengan seluas kurang lebih 3,1 Hektare, aset milik Pemda Matim.

Penulis: Yohanes Marto

Baca Juga