oleh

Pemkot Sikat Peredaran Miras di Depok

Depok, Akuratnews – Pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tengah gencar mengikis peredaran Minuman Keras (Miras). Hal itu terlihat dengan tingginya capaian angka Miras yang di sita pihak Pemkot melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Depok.

Langkah serius pihak Pemkot membersihkan peredaran Miras di Depok terlihat sejak awal tahun 2018 hingga jelang akhir tahun ini. Upaya pihak Satpol PP kembali terlihat, sedikitnya ratusan botol Miras berhasil dijaring pada Selasa (9/10/2018).

“Benar, kemarin jajaran kami telah menyita 258 botol Miras dalam gelaran operasi senyap disejumlah titik lokasi berbeda di wilayah Depok,” jelas Kepala Satpol PP Depok, Yayan Arianto pada Akuratnews, Rabu,(10/10/2018).

Giat operasi Miras itu dilakukan pada delapan titik lokasi berbeda dengan jumlah hasil sitaan berfariasi ditiap warung dan toko penjual Miras. Kedepan, pihaknya juga mengaku akan lakukan giat operasi Miras pada lokasi hiburan malam.

“Untuk giat di tempat hiburan malam juga akan dilakukan. Tunggu giliran,” jelas Kasatpol PP Depok.

Terkait jumlah total Miras yang berhasil disita selama operasi Miras berlangsung, Satpol PP berhasil membukukan sebanyak 19 ribu botol Miras sitaan.

“Sejak awal bulan Januari hingga sekarang, kami telah sita sebanyak 19 ribu botol Miras dari hasil jaringan dalam operasi senyap,” terang Kepala Bidang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum (Kabid Tranmastibum), Kusumo.

Dalam keterangannya, Kusumo menjelaskan operasi senyap yang dilakukan baru kepada sejumlah tempat penjual Miras di warung dan toko yang ada diseluruh wilayah Depok.

Giat operasi senyap target warung dan toko penjual Miras hanya dilakukan secara internal dan hanya libatkan beberapa orang personil. Sejauh ini giat bisa berjalan kondusif dengan upaya pendekatan secara persuasif pada para pemilik warung dan toko Miras.

“Mengingat target dan sasaran hanya warung dan toko kecil, penertiban hanya libatkan 15 anggota Satpol PP saja. Alhamdulillah, dengan upaya pendekatan sejauh ini opererasi senyap bisa berjalan kondusif,” jelas Kusumo.

 

Satpol PP Diapresiasi

 

Terkait upaya yang dilakukan pihak Satpol PP dalam meminimalisir, menekan jumlah peredaran Miras di Depok mendapat apresiasi dari Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LSM – Penjara)

Sekertaris Dewan Pimpinan Pusat LSM Penjara, Tonny Supriadi mengatakan sangat terkesan dan acungi jempol dengan langkah kerja nyata yang dilakukan pihak Satpol PP dalam upaya penegakan Perda di Depok.

“Miras sitaan sebanyak itu jelas merupakan hasil dan langkah kerja nyata dari Satpol PP. Upaya penegakan Perda seperti itu tentunya patut mendapat support dan diapresiasi baik oleh masyarakat, bahkan pimpinan Pemkot Depok,” katanya.

Kedepan, lanjut Tonny, penegakan sejumlah Perda lainya juga perlu dilakukan mengingat sejumlah bentuk pelanggaran Perda masih terjadi yang akhirnya berpotensi pada minimnya Pendapatan Asli Daerah Depok.

Seperti diberitakan, Miras yang beredar dan di sita pihak Satpol PP dari sejumlah warung dan toko di Depok, telah melanggar Perda nomor 6 tahun 2008 tentang pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol. (Eko)

Loading...

Komentar

News Feed