oleh

Pemprov Sumut dan DPRD Tanda Tangani Nota Kesepakatan

Medan, Akuratnews.com – Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemprovsu dan DPRD Sumut terhadap KUA PPAS R-APBD  2019 meskipun berjalan cukup alot,  akhirnya dilaksanakan melalui paripurna, Rabu (7/11/2018).

Paripurna tersebut dimulai pukul 17.30 WIB hanya diikuti belasan anggota DPRD Sumut dipimpin Ketua DPRD Sumut, Wagirin Arman dan Aduhot Simamora dan dihadiri Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

Sementara itu juru bicara Banggar, Zeira Salim Ritonga saat membacakan konsep nota kesepakatan Pendapatan KUA PPAS RAPBD 2019 menyebutkan, berdasarkan konsep nota kesepakatan Pendapatan Pemprovsu Rp15,2 triliun lebih dan belanja Rp15,4 triliun.

Gubenur Sumut, Edy Rahmayadi saat dijumpai usai penandatanganan mengatakan dalam R-APBD 2019 ini, pihaknya fokus mengejar sektor riil untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Saat ini pertumbuhan ekonomi kita dari 5,12 persen ditargetkan menjadi 6 persen. Hal itu dikejar salah satunya untuk memenuhi tuntutan buruh terkait UMP,” ujar Edy.

Sementara Sekda Provsu Sabrina membenarkan BKP tidak diakomodasi dalam R-APBD 2019. Pihaknya fokus untuk menjalankan program prioritas Pemprovsu serta membayar utang Dana Bagi Hasil (DBH).

“Terkait ada pembahasan yang cukup alot, itu biasa dalam lembaga politik. Mungkin ada yang belum sepaham antara kita dengan mereka,” jawabnya singkat.

Sedangkan Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman mengatakan pihaknya mengharapkan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi akan lebih baik dari sebelumnya. Serta dapat mewujudkan Sumut yang bermartabat. Karena melalui anggaran tersebut, bermuara pada kepentingan masyarakat dan pembangunan di daerah ini.

“Ini harus dikawal, karena memang tugas kita mengawal kebijakan dan langkah-langkah kerja Pemerintah. Kita kawal ketat Pak Edy Rahmayadi-Musa,” ujar Wagirin usai paripurna.(Hsp)

Komentar

News Feed