Pemuda Muhammadiyah Nilai Laporan MA Terhadap KY Bentuk Arogansi

Jakarta, Akuratnews.com - Sikap 64 Hakim Agung yang melaporkan Komisioner Komisi Yudisial (KY) Farid Wajdi ke Polda Metro Jaya terkait pelaksanaan PTWP di Bali dianggap bentuk arogansi dan feodalistik Mahkamah Agung (MA).

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Virgo Sulianto mengatakan, dalam alam demokrasi sudah semestinya ada check and balance termasuk dalam kekuasaan kehakiman.

"Fungsi KY tentu menjadi dalam kerja-kerja hakim untuk menjaga martabat hakim. Namun, jika bentuk pengawasan tersebut kemudian dikriminalisasi, MA telah bertindak arogan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (24/9/2018).

"Akrobat feodalistik" kelembagaan yang dicerminkan oleh Hakim Agung dengan melaporkan KY, ujar Virgo, menampakan standar moral pejabat yang ingin berkuasa tanpa batas dan anti terhadap kritik dan pengawasan.

"Akan sangat berbahaya terhadap keadilan bagi publik jika sikap seperti ini masih menyelimuti para hakim sebagai tempat pencari keadilan," imbuhnya.

Secara independensi, Virgo juga menegaskan MA diragukan. "Jika pelaporan ini kemudian masuk ke ranah pengadilan, maka apakah hakim yang akan mengadili kasus yang dilaporkan para hakim agung ini akan ada jaminan bebas dari kepentingan membela sesama hakim?" tukas dia.

Virgo lantas menyatakan dukungan terhadap KY untuk melakukan pengawasan terhadap hakim harus terus dilakukan. Pihaknya meminta kepada KY untuk melanjutkan investigasi terhadap kasus PTWP tersebut.

"Jika terdapat indikasi tindak pidana korupsi (meminta KY) tidak segan untuk melibatkan KPK dalam kasus tersebut," pungkasnya. (Ysf)

Penulis:

Baca Juga