Pemuda Pancasila Minta Junimart Girsang Minta Maaf

AKURATNEWS -  Politikus PDIP, Junimart Girsang meminta Kemendagri tak memberi izin kepada organisasi masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) yang kerap membuat resah masyarakat. Atas pernyataan tersebut pengurus PP meminta Junimart minta maaf.  Jika tidak gubris, pengurus PP mengancam akan membawa kasus itu ke jalur hukum.

"Saudara Junimart Girsang, saya minta segera meminta maaf secara terbuka kepada media massa dan Pemuda Pancasila," tegas Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum Pemuda Pancasila, Razman Arif Nasution di Jakarta, Senin (22/11).

Razman mengatakan pihaknya akan memberi tenggat kepada Juminart untuk meminta maaf selama 2 x 24 jam. Junimart ditegaskannya harus bertanggung jawab atas ucapannya.

"Saya minta yang bersangkutan segera, paling lama kita hitung secepatnya. Jangan lewat dari 2 x 24 Jam," tandas Razman.

Saat ini, dirinya menyatakan terus berusaha membuka komunikasi dengan Junimart Girsang.

"Kita mau bicara dengan Junimart yang mengeluarkan statement ini. Siapa menuai menabur angin siapa yang menaruh badai. Sekarang saya ingatkan cepat minta maaf, luruskan. Sudah, clear. Kalau anda membuat statement terus orang marah, terus risikonya apa? Dua, satu proses hukum, satu lagi kita mana tahu (reaksi) orang bawah," ujarnya.

Pihaknya terus menunggu niat baik Junimart yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR ini.  Dia juga membuka kemungkinan Pemuda Pancasila akan membawa masalah ini ke ranah hukum.

"Karena saya selaku ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) PP Pusat, tentu akan melihat niat baik saudara. Jika saudara tidak mengambil sikap dan meminta maaf, maka kami akan melakukan tindakan hukum terhadap saudara. Bahwa saudara telah melalukan keonaran. Patut diduga menciptakan keonaran dan melakukan ujaran kebencian supaya orang benci kepada PP," tegasnya.

Sebelumnya, Junimart Girsang menyatakan Kemendagri agar tidak segan-segan mencabut izin pendirian ormas yang terbukti membuat resah masyarakat. Hal ini dikatakannya terkait bentrok Pemuda Pancasila (PP)  dengan Betawi Rempug (FBR) di Ciledug, Tangerang, baru-baru ini.

"Karena itu adalah solusi yang wajar dilakukan Kemendagri. Apabila ormas tersebut sudah diberi peringatan tetapi masih menciptakan keresahan di tengah masyarakat,” ujar Junimart, Senin (22/11).

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga