Penangkapan Mensos oleh KPK Membenarkan Prediksi Relawan Jokowi Mania

Jakarta, Akuratnews.com - Menteri Sosial RI, Juliari Peter Batubara (JPB) telah ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai salah satu dari lima tersangka kasus penyalahgunaan program Bansos Covid-19.

Ketua KPK Irjen (Pol) Firli Bahuri menyatakan, berdasarkan barang bukti dan pemeriksaan saksi-saksi, KPK akhirnya memutuskan 5 tersangka diantaranya, berperan sebagai penerima yaitu JPB, AW, MJS, dan sebagai pemberi HS dan AIM.

Penangkapan menteri sosial Juliari P. Batubara seolah membenarkan prediksi yang disampaikan oleh kelompok relawan Jokowi Mania (Joman) beberapa waktu lalu.

Mengutip RMOL.ID, pada akhir November lalu, Ketua Joman, Immanuel Ebenezer (Noel) meminta Presiden Jokowi untuk segera melakukan perombakan kabinet.

Dalam sebuah jumpa pers, kelompok relawan Jokowi Mania sempat membeberkan 10 nama menteri yang harus segera dicopot. Alasannya karena mereka dianggap bermasalah dan berpotensi merusak kredibilitas pemerintahan Jokowi.

Dari kesepuluh nama yang disebut, turut tertera nama Juliari Batubara. Kini Juliari tengah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi.

Khusus Mensos Juliari, Noel sempat menyindir bansos yang dikirimkan ke rakyat. Sindiran disampaikan saat dia menjadi narasumber di sebuah acara di salah satu televisi swasta.

Menurutnya, bansos yang diterima masyarakat khususnya beras, memiliki kualitas yang buruk yang tidak layak dikonsumsi manusia.

"Saya sampaikan ke presiden, Pak Presiden bansos yang diterima oleh masyarakat itu berasnya tidak berkualitas, dan itu seperti ya maaf binatang pun tidak layak apalagi manusia. Dan saya bisa pertanggungjawabkan beras itu tidak baik, dan saya ngomong langsung ke presiden," katanya saat itu.

Usai protes itu itu disampaikan, Noel menyebut bahwa ada sejumlah direktur yang dicopot. Namun demikian, saat acara tersebut, Noel tegas menyatakan harapannya agar Juliari yang segera dicopot.

“Seharusnya dicopot tuh jangan direkturnya, Menterinya juga harus dicopot," tegas Immanuel kala itu.

Penulis: Redaksi
Sumber:RMOL.ID

Baca Juga