10 Program Pokok PKK

Pendidikan Keluarga Jadi Benteng Atasi Serangan Media Sosial yang Adiktif

Hj. Ida Nur Ahmad Syaifuddin saat membuka sosialisasi pendidikan keluarga di depan ratusan anggota TP-PKK dari kecamatan, kelurahan dan desa se-Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo. (Wachid/Akuratnews.com)

Sidoarjo, Akuratnews.com - Perkembangan teknologi yang teramat cepat, sedangkan masih banyak orangtua yang gagap teknologi, alias gaptek, terbilang mengkhawatirkan bagi keutuhan keluarga dan masyarakat, jika tidak segera disikapi.

Penegasan itu dikemukakan Wakil Ketua I TP-PKK Kabupaten Sidoarjo, Hj. Ida Nur Ahmad Syaifuddin saat membuka kegiatan "Sosialisasi Pendidikan Keluarga", diikuti ratusan anggota TP-PKK dari kecamatan dan kelurahan dan desa se-Sidoarjo yang diselenggarakan di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Selasa (9/7/2019).

"Mengkhawatirkan, karena serangan media sosial yang adiktif. Selain, berdampak terhadap anak, juga orangtua. Apabila tidak disikapi, bakal jadi ancaman keutuhan keluarga dan masyarakat, "tandasnya.

Maka itu, sambung istri Wabup Nur Ahmad Syaifuddin, untuk membentengi keluarga dari ancaman tersebut, peran pendidikan keluarga sangat penting.

"Yakni, orangtua berkewajiban memberikan teladan dan kasih sayang, serta mengajari kemandirian dan kreativitas pada anak. Mengingat, rumah adalah sekolah pertama serta orangtua sebagai pendidik pertama dan yang utama bagi kehidupan anak. Intinya, tumbuh kembang anak, salah satunya, dipengaruhi suasana rumah, "jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Ida, PKK memiliki 10 program pokok. Di sini, ada program unggulan, peningkatan pengetahuan sikap dan ketrampilan keluarga yang penuh kasih sayang.

"Itu merupakan program untuk meningkatkan karakter keluarga. Bukan hanya keluarga, tapi juga menyasar anak muda yang mau menikah atau calon orangtua, "terangnya.

Dalam kegiatan ini, pihak penyelenggara mengundang dua narasumber dari Universitas Ma'arif Hasyim Latif Sidoarjo dan Bank Jatim Cabang Sidoarjo.

Seorang narasumber Dosen Universitas Ma'arif Hasyim Latif Sidoarjo, Sri Sutarsih memaparkan, ada delapan fungsi keluarga, yaitu, agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, ekonomi lingkungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan.

"Karakter anak dibentuk orang tuanya sendiri, karenanya, anak cerminan dari orangtuanya itu. Mari kita kembalikan fungsi keluarga, bukan cuma jadi rumah, juga istana kenyamanan, " harapnya.**

Penulis: Wachid Yulianto
Editor: Hugeng Widodo

Baca Juga