Penembakan Brutal Texas Terulang, 5 Orang Tewas, 21 Lainnya Terluka

Jakarta, Akuratnews.com - Serangkaian penambakan brutal di Amerika Serikat (AS) kian masif dilakukan dalam tiga bulan ini. Penembakan sebelumnya terjadi pada tanggal 29 Juli 2019 lalu. Menyasar keramaian pada festival kuliner tahunan di Gilroy Garlic Festival, California

Saat itu, seorang pria memberondongkan senapan semi-otomatis ke arah pengunjung festival, menyebabkan sedikitnya 4 orang tewas dan 15 orang lainnya luka-luka.

Menyusul kemudian, Penembakan brutal lainnya kembali terjadi di pusat perbelanjaan di Kota El Paso, Texas, Sabtu 3 Agustus 2019, menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai 26 lainnya.

Dan kini, peristiwa brutal yang sama kembali terjadi, juga di Texas. Kali ini menyasar Kota Midland, Texas barat, pada Sabtu (31/8/2019) kemarin.

Peristiwa penembakan bermula dari seorang pengendara mobil berkulit putih yang kendaraannya dihentikan oleh polisi setempat di Interstate 20 pada siang hari pukul 14:30. Gelap mata, si pengendara yang ditaksir berusia 30 tahun itu, kemudian menembak polisi yang menghentikannya.

Sambil membajak sebuah mobil van putih, dia mulai menembaki pengendara lain. Lalu secara brutal dan membabi buta, dia mengarahkan moncong senjatanya ke pusat-pusat perbelanjaan, dan melepaskan tembakan ke arah tersebut. 5 orang tewas seketika, 21 lainnya terluka termasuk 3 orang petugas.

Menurut polisi setempat, pria brutal itu akhirnya tewas diberondong peluru di tempat parkir bioskop.

Sementara CNA melansir, hingga saat ini belum diketahui apa motif pelaku penembakan. Polisi juga belum merilis identitas pelaku. Namun polisi berkeyakinan ada ancaman yang tersirat dari penembakan tersebut.

"Kami yakin ada ancaman yang terkandung, tetapi saya tidak dapat memastikan 1.000 persen akan hal itu," kata Kepala Kepolisian Odessa Michale Gerke dalam konferensi pers-nya.

Penulis: Hugeng Widodo
Editor: Redaksi

Baca Juga