Pengacara Pukul Hakim, Tamparan Keras Bagi Organisasi Profesi Advokat

Jakarta, Akuratnews.com - Seorang pengacara melakukan pemukulan terhadap hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat (Jakpus), Kamis (18/7).

Terkait insiden pemukulan hakim PN Jakarta Pusat oleh pknum pengacara ini, Kongres Advokat Indonesia (KAI) pun bersikap.

"KAI sangat prihatin, menyesalkan dan mengutuk keras tindakan tidak terpuji yang tidak selayaknya dilakukan oleh seorang profesional lawyer," tegas Aprillia Supaliyanto, Vice President KAI di Jakarta, Kamis (18/7).

Perbuatan oknum pengacara ini dipandang KAI telah menodai korps advokat dan menciderai profesi advokat sebagai Officium Nobile.

"Perbuatan oknum pengacara ini bukan hanya sebuah Comtem of Court, tetapi telah berkualifikasi sebagai tindak pidana penganiayaan berat karena menimbulkan luka serius pada diri dua hakim. Sehingga sudah seharusnya polisi melakukan langkah-langkah hukum sebagaimana mestinya," lanjutmya.

Secara organisatoris, organisasi dimana oknum pengacara tersebut bergabung juga harus bertindak cepat mensikapi kejadian tersebut sesuai dan sebagaimana mekanisme dan aturan organisasi. Apapun organisasi advokat dimana yang bersangkutan bergabung juga harus bersikap tegas.

"Tidak terkecuali jika oknum pengacara tersebut ternyata adalah anggota KAI, maka kami juga akan bersikap tegas. Ini sebuah tamparan bagi organisasi Advokat karena hal ini berkaitan dengan pembinaan anggota. Kejadian ini harus menjadi pelajaran berharga bagi organisasi advokat," tegas Aprillia lagi.

KAI pun menyerukan dan mengajak semua sejawat advokat untuk dapat menjalankan profesi baik di dalam persidangan maupun di luar persidangan dengan menggunakan prinsip-prinsip profesionalitas, etika dan keberadaban sebagai profesional lawyer.

Untuk diketahui, pemukulan oleh oknum pengacara ini dilakukan saat hakim membacakan putusan. Si pengacara tiba-tiba maju dan memukul hakim menggunakan ikat pinggang.

Pukulan itu mengenai ketua majelis hakim berinisial HS, yang terluka di bagian jidat. Hakim anggota berinisial DB juga terkena pukulan ikat pinggang.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Baca Juga