Pengamat Politik USU: Airlangga Berpeluang Menang di Pilpres 2024

Pengamat Politik USU: Airlangga Berpeluang Menang di Pilpres 2024
Pengamat Politik USU: Airlangga Berpeluang Menang di Pilpres 2024

AKURATNEWS - Pengamat politik Universitas Sumatera Utara (USU) Warjio mengatakan Airlangga Hartarto berpeluang memenangkan pilpres 2024 jika sanggup menjaga elektabilitas Golkar.

Survei Timur Barat Riset Center (TBRC) yang digelar 29 Mei hingga 12 Juni 2022 menyatakan Airlangga Hartarto berpeluang memenangkan pilpres 2024.

Warijo mengatakan nama Airlangga bisa bersaing di antara nama lainnya yang juga muncul seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Erick Thohir.

Menurut dia, kinerja Airlangga Hartarto sebagai Menteri Perekonomian memberikan pengaruh saat ia mampu mengatasi persoalan ekonomi di tengah pandemi.

"Ya kalau elektabilitas Airlangga sangat baik karena sosoknya di masyarakat sudah dikenal," kata Warijo saat dihubungi wartawan.

Warjio menilai hasil survei TBRC terkait elektabilitas Airlangga sebagai tokoh nasional dan calon presiden di Pemilu 2024 masih sangat menarik.

Sosok Airlangga, kata dia, telah dikenal banyak masyarakat Indonesia sebagai menteri dan Ketua Umum Golkar.

Airlangga juga telah membuktikan diri sebagai Ketum Partai Golkar yang saat ini berada di peringkat nomor satu berdasarkan survei TBRC.

"Ini peluang Airlangga untuk memenangkan Pemilu 2024 asal beliau bisa terus menjaga partai Golkar menjadi nomor satu dan tanpa harus berkoalisi dengan banyak partai," ungkapnya.

Airlangga juga mampu melewati goncangan di tubuh partai Golkar yang juga berhasil melakukan pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid 19.

Menurut Direktur Eksekutif TBRC Yohanes Romeo, survei TBRC juga diambil berdasarkan hasil pengolahan data rekam jejak media dan digital.

Nama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto disebut 71,9 % responden sebagai Tokoh Bakal Capres yang kebijakannya dan kinerjanya berdampak positif terhadap kehidupan keluarga.

Setelah itu muncul nama Puan Maharani dipilih sebanyak 29,7% responden; Budi Gunawan 27,7%; Khofifah Indar Parawansa 26,7%; Ridwan Kamil 27,8%; Ganjar Pranowo 19,8%.

Kemudian Anies Baswedan 17,2%; Prabowo Subianto 16,2 %; Andika Perkasa 14,9%; Dudung Abdurachman 14,6 %; Moeldoko 12,8%; La Nyala Mataliti 10,8%.

Beberapa nama di bawah 10 persen seperti Muhaimin Iskandar 9,7%; Erick Thohir 9,2%; dan Sandiaga Uno 7,9%.

Kemudian saat diajukan pertanyaan tokoh mana yang kebijakannya sangat bermanfaat dan mempengaruhi kehidupan masyarakat.

Dari jawaban 2200 responden, nama Airlangga Hartarto menjadi tokoh yang paling banyak dipilih sebanyak 20,1% responden.

Setelah itu Prabowo Subianto 17,2%; Ganjar Pranowo 9,2%; Khofifah Indar Parawansa 6,3%; Anies Baswedan 5,7%; dan Ketua DPR RI Puan Maharani dipilih oleh sebanyak 5,4%.

Yohanes Romeo mengatakan jika responden diajukan pertanyaan tokoh mana yang akan dipilih kalau pilpres digelar hari ini berdasarkan nama-nama yang tertera di kuesioner.

"Maka hasilnya nama Airlangga Hartarto paling banyak diplih oleh 23,9% responden," kata Yohanes Romeo dalam keterangan yang diterima AKURATNEWS, Minggu, 19 Juni 2022.

Disusul Prabowo dipilih18,6 % responden, Ganjar Pranowo 9,8%; Anies Baswedan 4,9%; Khofifah Indar Parawansa 4,7%; Andika Perkasa 4,2%; dan Puan Maharani 5,1%.

Beberapa nama di bawah 5% seperti Dudung Abdurachman 3,3%; Gatot Nurmantyo 2,8%; Agus Harimurti Yudhoyono 2,2 %; Muhaimin Iskandar 2,1 %; dan Ridwan kamil 1,8%.

"Tidak memberikan jawaban sebanyak 10,1% responden," ujarnya.

Selain itu, survei TBRC juga menyatakan sebanyak 87,4% responden puas terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-Ma’ruf dalam hal pemulihan ekonomi.

Sebanyak 12,6% tidak puas sehingga ini memberikan dampak pada tingkat elektabilitas Airlangga yang sangat tinggi dibandingkan calon lainnya.

Sementara pilihan partai politik jika Pemilu digelar hari ini, maka Partai Golkar meraih persentase tertinggi 17,7 %; disusul Gerindra 16,3 % dan PDIP 16,1 %.

Kemudian Partai Demokrat 7,8, PKB 4,7, PAN 4,6, NasDem 4,4, PKS 4,3, PPP 4,1.

Setelah itu partai di bawah 4 persen seperti Perindo 3,1 %; Partai Prima 2,3 %; Garuda 1,1%; Gelora 0,6%; PBB 0,6%; PSI 0,6%; Partai Hanura 0,3%; Berkarya 0.2%; PKPI 0,2%; Partai Umat 0,2%.

"Tidak mengisi Jawaban 10,8%." pungkasnya.***

Penulis: Sumantri Kalimantoro
Editor: Ahyar

Baca Juga