Pengedar Upal Ditangkap, Polisi Sebut Tingkat Kemiripan Uang Palsu Tinggi

Kapolrestro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar perlihatkan upal di Mapolrestro Depok
Kapolrestro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar perlihatkan upal di Mapolrestro Depok

AKURATNEWS.COM- Kepolisian Metro Depok menangkap empat pelaku pengedar uang palsu atau upal di Depok dan sejumlah wilayah lain di Indonesia.

Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregar mengatakan, Keempat pelaku yang ditangkap yaitu MP, TS, H dan OD. Para pelaku ditangkap di Depok dan Bandung.

Dari tangan para pelaku, Polrestro Depok mengamankan 158,4 juta barang bukti uang palsu siap edar.

"Upal yang diproduksi sindikat ini biasa diedarkan di Bogor, Depok, Lampung dan Jepara", terang Imran Kamis,(30/9).

Menurut Imran, uang palsu produksi sindikat ini memiliki tingkat kemiripan yang tinggi dengan uang asli. "Seperti asli. Kalau tidak teliti, pasti susah dibedakan," katanya.

Dikatakan Imran, jika upal yang diproduksi para pelaku nilai pecahanya lengkap. Mulai dari nilai 50 ribu, 100 ribu, 20 ribu, 10 ribu, 5 ribu.

Dalam proses mengedarkanya, lanjut Imran, para pelaku lakuian pembelian barang seharga Rp.10 ribu dan membayarnya dengan pecahan upal Rp.100 ribu

"Modusnya pelaku juga bayar dengan uang ratusan ribu, lalu diselipkan beberapa lembar upal. Modusnya seperti itu," ungkap Imran.

Pelaku H (44), disebut baru membuat uang palsu sejak 1,5 tahun belakangan, sedangkan OD disebut sudah sejak 2017.

H mengaku tiap bulan bisa memproduksi upal sebanyak Rp.15 juta. Total, dari pengungkapan komplotan ini, polisi menyita uang palsu siap edar hingga Rp 158,4 juta.

Keempat tersangka kini ditahan polisi dan terancam dikenakan Pasal 244 subsider 245 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimum 15 tahun penjara.

Penulis:
Editor: Redaksi

Baca Juga