Apartemen Tak Juga Dibangun

Pengembang Apartemen JLS, PT Sindeli Propertindo Abadi Dilaporkan Ke Polisi

Kuasa Hukum dari LBH Jaringan Media Nasional (JAMAN) Hendri Wilman Gultom SH MH saat ditemui di Polres Jakarta Timur. (Foto. dok Akuratnews.com)

Jakarta, Akuratnews.com - Pembeli apartemen jakarta Living Star (JLS) kecewa, pasalnya konstruksi Gedung yang akan dibangun apartemen yang direncanakan mulai dari tahun 2017 sampai dengan sekarang, belum juga terbangun. Apartemen JLS sendiri dibangun oleh yang dimana direktur utamanya orang asing.

Salah satu konsumen yang diwakili oleh Kuasa Hukum dari LBH Jaringan Media Nasional (JAMAN) Hendri Wilman Gultom,S.H.,M.H melaporkan Direktur Utama PT Sindeli Propertindo Abadi ke Polres Jakarta Timur dengan Pasal 372 dan 378 KUH Pidana.

Hal itu dilakukan karena sudah 3 kali diberikan peringatan untuk segera mengembalikan uang milik konsumen terkait pembelian apartemen JLS tetapi pihak PT Sindeli Propertindo Abadi tetap saja tidak mengindahkan peringatan tersebut.

Saat dijumpai dihalaman Polres Jakarta Timur, Hendri mengatakan, bahwa dari dalil hukum yang didukung oleh bukti yang kuat maka sudah selayaknya Polres Jakarta Timur menyelidiki laporan dari Konsumen Apartemen JLS.

"Salah satu dalil yang kami kemukan dalam laporan kami bahwa PT Sindeli Propertindo Abadi diduga belum mengantongi izin mendirikan bangunan apartemen tetapi sudah berani melakukan penjualan kepada masyarakat." Kata Hendri, Kamis (11/7/2019).

Menurut dia, Konsumen JLS tidak akan menyerah begitu saja karena apa yang dilakukan oleh PT Sindeli Propertindo Abadi telah mencederai konsumen.

"Mereka selama ini hanya iming-iming saja dengan cara (menjanjikan) akan dibangun, tetapi sampai sekarang tidak ada konstruksi bangunannya. Bahkan, upaya-upaya hukum lainnya akan digunakan demi mendapat keadilan dan Direktur Utama PT Sindeli Propertindo Abadi mendapat ganjar hukuman yang setimpal." Ancam Hendri.

Hingga berita ini dirilis, Pihak PT Sindeli Propertindo Abadi belum dapat dikonfirmasi terkait dengan laporan polisi ini.

Penulis:

Baca Juga