Pengurus Aspekindo Sidoarjo Resmi Dilantik

Para pengurus baru DPK Aspekindo Sidoarjo yang diketuai Gagah Eko Wibowo (depan, 3 dari kiri) bersama Wabup Nur Ahmad Syaifuddin, Saleh Ismail Mukadar dan Nawa Gularso (belakang, tengah). (foto istimewa)

Sidoarjo, Akuratnews.com - Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Kabupaten Asosiasi Pengusaha Kontraktor Indonesia (Aspekindo) Sidoarjo Periode 2019 - 2023 yang diketuai H. Gagah Eko Wibowo resmi dilantik.

Pelantikan Gagah dan 37 orang sebagai pengurus DPK Aspekindo Sidoarjo itu dilakukan oleh DPD Jawa Timur, H. Saleh Ismail Mukadar, disaksikan Wakil Bupati, H. Nur Ahmad Syaifuddin dan mantan Ketua DPK Apeksindo Sidoarjo, Nawa Gularso dalam acara Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ke-5 Aspekindo Sidoarjo, bertempat di Fave Hotel, Sidoarjo, Rabu (18/9/2019).

"Siapapun yang terpilih, diharapkan dapat membawa jasa konstruksi di Sidoarjo lebih baik dan berkembang," kata Saleh Ismail Mukadar.

Sementara itu, Wabup Nur Ahmad Syaifuddin mengapresiasi Muskab tersebut dan menyampaikan, kehadiran Aspekindo Sidoarjo merupakan bentuk dukungan pembangunan terhadap Pemkab Sidoarjo.

Selanjutnya Cak Nur, sapaan akrab Wabup ini, menyinggung soal sistem tata kelola konstruksi belakangan yang berkembang lebih kompleks, karena semakin banyak pihak yang berinteraksi di dalamnya.

"Sehingga, perlu adanya pertanggungjawaban dari penyedia jasa konstruksi kepada pemerintah sebagai pemegang kekuasaan dan perizinan atau pemerintah kepada penyedia jasa konstruksi itu sendiri," katanya.

Karena itu, sambung Cak Nur, kelompok kerja Unit Layanan Pengadaan (Pokja ULP) harus memiliki nilai proyek yang jelas dan standar.

"Meskipun murah, kualitas pembangunan tetap menunjukkan profesionalisme yang tinggi. Target bisa terwujud, jika mengedepankan kejujuran dan profesionalisme," cetusnya.

Kemudian Cak Nur menuturkan, agar pengembangan infrastruktur terkelola dengan baik, diperlukan sinkronisasi antara  pihak Pokja ULP dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Keduanya perlu memiliki persepsi yang sama. jika tidak, proses lelang tidak akan berjalan lancar.

“Sesuai yang ada. Kalau itu (proyek) sederhana, ya syaratnya sederhana saja. Jangan terlalu rumit,” tandasnya.

Cak Nur berharap, Aspekindo Sidoarjo selalu bersinergi dengan PPK dan Pokja ULP dalam regulasi pelelangan.

"Sedangkan bagi pengurus baru, agar lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang mengutamakan objektifitas, kejujuran, profesionalisme, serta keahlian konstruksi, guna mencapai target pembangunan yang berkualitas dan sesuai," pintanya. (*)

Penulis: Wachid Yulianto
Editor: Hugeng Widodo

Baca Juga