Penyusunan RKPD Matim Diharapkan Sejalan dengan Arah Pembangunan Daerah

Suasana forum penyusunan RKPD Matim Tahun 2021 Tingkat Kecamatan, bertempat dia Aulah Serba guna Paroki Wae Lengga, (Rabu, 19/02/2019)
Suasana forum penyusunan RKPD Matim Tahun 2021 Tingkat Kecamatan, bertempat dia Aulah Serba guna Paroki Wae Lengga, (Rabu, 19/02/2019)

Manggarai Timur, Akuratnews.com - Pada pertengahan Februari 2020, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (MATIM), Provinsi Nusa tenggara timur (NTT) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan. Diharapkan penyusunan RKPD tersebut mampu menjawab visi dan misi Matim SEBER. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Manggarai Timur Andreas Agas melalui Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Manggarai Timur Mikael Jaur, di Gedung Serba Guna Paroki Wae Lengga, Rabu, (19/02/2020).

Pantauan Akuratnews.com, kegiatan Musrenbang tersebut dihadiri perwakilan dari beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) Matim, Beberapa anggota DPRD Matim dapil Kota Komba, para Kepala Desa dan Lurah serta tokoh masyarakat sekecamatan Kota Komba.

Musrembang yang digelar di sembilan kecamatan di Matim itu merupakan forum perencanaan dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Manggarai Timur, Tahun Anggaran 2021. Secara teknis murembang tersebut merupakan forum rencana kerja tahun ketiga (RKT III) dari rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Manggarai Timur tahun 2019-2024.

Pada kesempatan itu Bupati Manggarai Timur Andreas Agas, melalui Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Manggarai Timur Mikael Jaur menjelaskan, RKPD Kabupaten Matim Tahun 2021 berkesinambungan dengan RKPD tahun-tahun sebelumnya sehingga, tahun berikutnya penyusunan RKPD akan terus berkesinambungan dalam kerangka RPJMD Kabupaten Manggarai Timur Tahun 2019-2024.

Asisten II Setda Matim itu menjelaskan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Manggarai Timur tahun 2019-2024 merupakan, rangkaian program untuk mewujudkan Visi pembangunan Daerah yang Sejahtera, Berbudaya dan Berdaya alias MATIM SEBER.

Pada forum Musrenbang tingkat kecamatan tersebut Mikael Jaur mengingatkan bahwa selain sebagai rangkaian program kerja, secara filosofis, "Matim SEBER merupakan cerminan sikap kerja yang berintegritas atau etos kerja yang menjunjung semangat kedisiplinan," kata Mikael.

Oleh karena itu, diharapkan, "Semua pemangku kepentingan baik di lembaga pemerintahan maupun lembaga swasta, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk saling bersinergi dalam mewujudkan budaya kerja yang berorientasi pada hasil maksimal dan unggul," jelasnya.

Pada kesempatan Musrembang tingkat kecamatan tersebut, Asisten II Setda Matim Mikael Jaur menjelaskan penjabaran visi dan misi pembangunan kabupaten Matim dalam RKPD tahun 2021 terbagi menjadi lima pokok program.

Lima pokok penjabaran visi dan misi tersebut, pertama melalui upaya meningkatkan kualitas hidup manusia melalui pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan keterampilan, serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat

Kedua, mengembangkan ekonomi unggulan berbasis pertanian berkelanjutan, pariwisata berbasis masyarakat, industri kecil, koperasi dan UMKM, serta mewujudkan pembangunan desa berbasis budaya lokal.

Ketiga, meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur daerah yang berbasis lingkungan hidup untuk memudahkan akses kepelayanan dasar dan mendukung prioritas ekonomi unggulan.

Keempat, mewujudkan kabupaten ramah perempuan dan banyak anak. Terakhir yaitu menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan dan inovatif agar terbangun pemerintahan yang efektif, efisien dan terpercaya melayani masyarakat.

“Visi dan misi Kabupaten Manggarai Timur, sengaja disampaikan pada setiap kesempatan supaya kita semua selalu mengingat bahwa visi dan misi tersebut merupakan pedoman utama kita dalam merencanakan pembangunan selama tahun 2019-2024“, ungkap Mikael Jaur

Beliau menambahkan, "Dengan kita mengabaikan pedoman utama tersebut akan menyulitkan kita mencapai tujuan pembangunan dengan cepat" jelasnya

Kegiatan RKPD Kabupaten Matim Tahun Anggaran 2021 itu mengangkat tema Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Produk Ekonomi Melalui Pengembangan Potensi Unggulan Lokal Menuju Industri Berbasis Pertanian"

Tema tersebut jelas Mikael, "Tema tersebut merupakan turunan dari Misi dua RPJMD Tahun 2019-2024, yang fokus utamanya pada pembangunan ekonomi berbasis sumber daya lokal, yaitu pertanian, pariwisata, industri kecil, koperasi dan UMKM, serta pembangunan desa berbasis budaya lokal.

Guna menjawab tema RKPD tahun 2021 itu, Asisten Administrasi Perekonomian dan Kabupaten Pembangunan Setda Manggarai Timur Mikael Jaur berharap agar segenap OPD Matim saling bersinergi sehingga semua program pembangunan dapat saling berkesinambungan.

"Untuk mewujudkan progra tersebut, antara pembangunan ekonomi dan bidang-bidang pembangunan lainnya akan saling mendukung dan timbal balik memberi dampak, dan pada akhirnya baik pembangunan ekonomi maupun pembangunan bidang-bidang lainnya akan secara bersamaan memberikan manfaat dan dampak bagi kehidupan kita semua," jelasnya.

Penulis: Yohanes Marto

Baca Juga